Mitos Pohon Tumbang Warnai Perbaikan Rumah Warga di Gunungkidul

erfan erlin ยท Sabtu, 19 Maret 2022 - 11:36:00 WIB
Mitos Pohon Tumbang Warnai Perbaikan Rumah Warga di Gunungkidul
Warga bergotongroyong membetulkan rumah warga yang tertimpa pohon di Gunungkidul. (Foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Mitos dalam perbaikan rumah di Kalurahan Mulusan, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul masih berkembang di masyarakat. Warga tidak ada yang menggunakan kayu dari pohon yang tumbang untuk perbaikan rumah mereka yang rusak. 

Musibah angin puting beliung beberapa waktu lalu menyebabkan 186 rumah warga rusak. Selain itu ada ratusan pohon juga tumbang. Kini setelah hampir sebulan, sebagian rumah yang rusak berat pun sudah mulai diperbaiki dan siap untuk ditempati. 

Lurah Mulusan, Agus Supodo membenarkan masih adanya mitos di masyarakat terkait bencana dalam perbaikan rumah. Sejak nenek moyang mitos itu telah berkembang hingga kini. Warga masih percaya jika pohon yang tersambar petir, roboh karena bencana seperti puting beliung tidak boleh digunakan untuk membangun atau memperbaiki rumah.

"Kalau digunakan kurang bagus karena ada aura negatif. Mitos itu masih dipercaya masyarakat,” kata dia, Sabtu (19/3/2022).

Jika warga nekat menggunakan kayu dari pohon itu makan rumah akan roboh. Begitu juga yang menempatinya tidak akan tenang selama kayu belum diganti. Penghuni juga akan merasa dihantui kesalahan.  

Kayu yang ada biasanya akan dijual murah kepada pengepul. pengepul juga tidak berani berspekulasi dengan kayu-kayu yang ada.  

"Ya itu, kalau dijual murah. Kalau digunakan bahaya," ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsYogya di Google News

Bagikan Artikel: