Museum Gunungapi Merapi Siap Layani Pengunjung dengan SOP Normal Baru

Antara ยท Senin, 13 Juli 2020 - 11:30 WIB
Museum Gunungapi Merapi Siap Layani Pengunjung dengan SOP Normal Baru
Dinas Kebudayaan (Disbud) Sleman saat melakukan pemantauan kesiapan MGM menerima kunjungan new normal wisatawan. (Foto: Dok Disbud Sleman)

SLEMAN, iNews.id - Standar operasional prosedur (SOP) normal baru akan diterapkan dalam penerimaan dan pelayanan pengunjung di Museum Gunungapi Merapi (MGM) di Dusun Banteng, Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Warga yang hendak berkunjung bisa melakukan pemesanan tiket dengan mengisi formulir di laman resmi Museum Gunungapi Merapi

"SOP normal baru diterapkan dengan tujuan meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka mencegah terjadinya episenter/kluster baru selama masa pandemi," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara di Sleman, Senin (13/7/2020).

Dia menjelaskan, adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19 membutuhkan penataan penyelenggaraan berbagai kegiatan dengan prioritas kesehatan masyarakat. Dia mengatakan, petugas dan pengunjung Museum Gunungapi Merapi harus menjalankan SOP yang telah ditetapkan.

"Beberapa hal yang perlu untuk ditaati adalah mencuci tangan sebelum masuk ke area, memakai masker, mengukur suhu tubuh, dan menjaga jarak sosial selama proses kegiatan dengan minimal jarak sejauh 1,5 meter," katanya.

Aji mengatakan, layanan daring pemesanan tiket masuk Museum Gunungapi Merapi telah tersedia. Warga yang hendak berkunjung bisa melakukan pemesanan tiket dengan mengisi formulir di laman resmi Museum Gunungapi Merapi.

"Calon pengunjung sebelumnya bisa mengisi formulir kunjungan yang ada dalam website MGM," katanya.

Aji mengatakan, sesuai Surat Edaran dari Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor : 556 / 04567 tanggal 29 Juni 2020 tentang Surat Edaran terkait Uji Coba Operasionalisasi secara terbatas, pengelola diharuskan menerapkan sistem reservasi dan pendataan wisatawan via daring dan di lokasi.

"Kemudian mengajukan permohonan verifikasi melalui Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota untuk dilakukan pengecekan kondisi aktual penerapan SOP normal baru sehingga untuk pelaksanaan operasionalisasi Museum Gunungapi Merapi masih menunggu verifikasi dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman," katanya.

Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Museum Gunungapi Merapi Ari Triyono mengatakan pengelola Museum Gunungapi Merapi saat ini telah menerapkan transaksi nontunai sebagai bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Menurut dia, penggunaan transaksi e-payment dapat mengurangi kontak langsung antara petugas loket dengan pengunjung dalam masa pandemi Covid-19.

"Di samping itu penggunaan transaksi e-payment menjadi salah satu usaha untuk mengurangi penyebaran Covid-19 dalam pelayanan Museum Gunungapi Merapi pada kondisi normal baru," katanya.


Editor : Nani Suherni