get app
inews
Aa Text
Read Next : Dampak Banjir dan Longsor Padang Pariaman, 18 Jembatan Putus

Musibah Bencana Alam di Gunungkidul Tinggi, BPBD: 2 Bulan Ada 230 Kejadian

Rabu, 01 Maret 2023 - 12:25:00 WIB
Musibah Bencana Alam di Gunungkidul Tinggi, BPBD: 2 Bulan Ada 230 Kejadian
Kondisi tanah bergerak di Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul. (Foto : istimewa)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Kasus bencana alam sepanjang 2023 di Kabupaten Gunungkidul cukup tinggi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mencatat ada 230 kejadian bencana selama bulan Januari dan Februari.

“Bencana alam ini cukup beragam, dari banjir, tanah longsor hingga angin kencang,” kata Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono, Rabu (1/3/2023). 

Musibah bencana ini telah mengakibatkan 133 rumah rusak dan 16 jalan rusak. Selain itu ada delapan lahan yang rusak dan 52 talut dan fasilitas umum lainnya ikut terkena dampaknya. 

“Bencana ini telah berdampak terhadap 400 jiwa. BPBD sudah memberikan bantuan kedaruratan kepada 57 kepala keluarga,” katanya. 

Terkait dengan kerusakan kecil dan sedang diangani oleh Pemkab Gunungkidul. Namun untuk kerusakan berskala besar seperti jalan yang longsor dikomunikasikan dengan pemerintah Provinsi. 

Anggaran untuk penanganan kebencanaan sekitar yang dialokasikan sekitar Rp670. Warga yang rumahnya rusak akibat bencana bisa mengajukan bantuan stimulan melalui kalurahan dengan nilai antara Rp4 juta sampai Rp5 juta. Sejauh ini baru ada satu warga yang rumahnya roboh yang mengajukan bantuan.  

Purwono mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Prakiraan cuaca dari BMKG cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang masih mengancam wilayah DIY. Bahkan kemarin siang ada sejumlah rimah di Ponjong yang rusak begitu juga dengan warung milik nelayan di Pantai Sepanjang juga diterjang angin kencang. 

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut