Panglima Gepako: Kalau Tak Ada Pak Harto, Indonesia Sudah Jadi Negara Komunis

Ainun Najib ยท Kamis, 30 September 2021 - 23:12:00 WIB
Panglima Gepako: Kalau Tak Ada Pak Harto, Indonesia Sudah Jadi Negara Komunis
Panglima Gerakan Pasukan Antikomunis (Gepako ) Gandung Pardiman mensinyalir hingga saat ini upaya mengganti ideologi Pancasila masih terus dilakukan termasuk usaha memeras sila-sila Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila. (Foto : Dok Humas GPC)

YOGYAKARTA, iNews,id - Peristiwa pengkhianatan G 30S PKI tahun 1965 tidak boleh dilupakan bangsa Indonesia. Panglima Gerakan Pasukan Antikomunis (Gepako ) Gandung Pardiman mensinyalir hingga saat ini upaya mengganti ideologi Pancasila masih terus dilakukan oleh mereka yang berpaham komunis dengan berbagai cara. 

Gandung menyerukan agar Tap MPRS Nomor XXV/ MPRS/ 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia tetap dipertahankan meskipun banyak yang mengutak-atiknya.

"Kita harus mempertahankan keberadaan Tap MPRS nomor 25 tahun 1966 itu, jangan sampai dihapuskan. Kalau tidak ada Pak Harto (mantan presiden Soeharto), Indonesia sudah menjadi negara komunis. Oleh karena itu, kita patut hormat dan bangga pada beliau atas jasa-jasanya membebaskan NKRI dari komunis,"  kata Gandung dalam siaran persnya, Kamis ( 30/9/2021).

Anggota DPR ini menambahkan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober harus dijadikan momentum agar organisasi-organisasi masyarakat yang antikomunis merapatkan barisan, bersatu padu menghadapi bahaya laten komunis. 

"Disinyalir masih ada orang-orang yang memiliki paham ideologi komunis dan saat ini  berada di dalam birokrasi pemerintahan melakukan berbagai cara untuk mengaburkan peristiwa pengkhianatan G 30S PKI," kata Gandung.

Gandung memastikan Gepaki dan eleman-eleman Pancasila lainnya siap membasmi komunis serta melawan pihak-pihak yang hendak membangkitkan kembali komunisme di Indonesia. 

"Gepako konsisten untuk tidak memberikan ruang sedikitpun kepada penganut ideologi komunis mengembangkan komunis di Indonesia,” kata Gandung. 

Gandung menambahkan saat ini ada pihak-pihak mengutak-atik ideologi Pancasila, ingin memeras sila–sila Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: