Pelari Asal Imogiri Bantul Juara Borobudur Marathon 2022
MAGELANG, iNews.id- Pelari asal Imogiri, Bantul, Nurshodiq keluar sebagai juara dalam event Borobudur Marathon 2022 untuk kategori Elite Race putra. Dia berhasil menorehkan catatan 2 jam 38 menit 5,5 detik untuk full marathon.
Di urutan kedua ditempati pelari Irmansah dengan waktu 2 jam 39 menit 58,2 detik, sedangan posisi ketiga diraih Musa dengan waktu 2 jam 40 menit 34,5 detik.
Borobudur Marathon 2022 digelar selama dua hari Sabtu (12/11/2022) dan Minggu (13/11/2022) di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Di hari pertama, Sabtu digelar dua kategori yakni elite Race dan Young Talent.
Elite Race adalah lomba lari full marathon atau lari 42,195 kilometer yang diikuti para pelari profesional Tanah Air. Sementara Young Talent lomba lari dengan jarak tempuh 10 kilometer dengan peserta para pelari muda berusia 15 tahun hingga 18 tahun.
Di kategori Elite Race putri keluar sebagai juara diraih Pretty Sihite dengan catatan waktu 3 jam 10 menit 44,6 detik. Berada di posisi kedua Yulianti Utari dengan waktu 3 jam 15 menit 42,2 detik, dan pelari Triyaningsih berada di urutan ketiga dengan waktu 3 jam 17 menit 21,8 detik.
Kepada wartawan, Nurshodiq bercerita dirinya sempat megalami masalah kaki di kilometer 33. Namun dia tetap semangat hingga garis finisih. "Motivasi karena istri, anak dan mertua ikut datang menyaksikan," ujarnya.
Tahun depan Nurshodiq mengaku akan kembali turun di Borobudur Marathon lagi. "Saya mau kejar lagi PB (personal best) di 2023," ujarnya.
Pelari asal Imogiri ini juga berpesan kepada para pelari pemula dan atlet muda lainnya untuk selalu berlatih dan berlatih. "Untuk para penghobi lari di Bantul, berlatih terus. Saat ini sudah banyak kok klub-klub lari," ujarnya secara khusus.
Sementara itu dalam kategori Young Talent juara kelompok putra diperoleh Fadhil Aulia Mufti dengan waktu 34 menit 2,4 detik sedangkan untuk kategori putri adalah Nur Aslamiyah Irja Pasa dengan 46 menit 54,6 detik.
Young Talent memang menjadi pembeda dalam event lari yang digelar Bank Jateng tahun ini. Ini adalah kategori perdana. Kategori ini memang digelar khusus untuk ajang regenerasi.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut kategori Young Talent ini menjadi wadah penting untuk kaderisasi atlet lari. "Ini merupakan upaya untuk membantu mencetak kader-kader pelari masa depan," ujar Ganjar yang juga hadir dalam event ini.
Hal senada diungkapkan Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno. Event ini diharapkan tak hanya sebagai ajang untuk mengoptimalkan perkembangan sport tourism yang ada di Jawa Tengah, namun juga sebagai ajang menciptakan pelari-pelari baru.
Editor: Ainun Najib