Pembangunan DIY Fokus Pemulihan Ekonomi untuk Turunkan Angka Kemiskinan

Kuntadi ยท Selasa, 26 Juli 2022 - 17:09:00 WIB
Pembangunan DIY Fokus Pemulihan Ekonomi untuk Turunkan Angka Kemiskinan
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyerahkan apresiasi kepada Bupati Gunungkidul Sunaryanta disela rakordal di Kepatiahn, Yogyakarta, Senin (26/7/2022). (Foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Pemda DIY masih fokus pada berbagai upaya untuk pemulihan ekonomi, pascapandemi Covid-19. Pembangunan infrastruktur akan dipacu untuk mempecepat penanganan kemiskinan. 

Fokus pembangunan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Daerah (Rakordal) Triwulan II Tahun 2022 yang dilaksanakan di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (26/7/2022). Rakordal ini mengusung tema ‘Intervensi Pembangunan Infrastruktur Sebagai Upaya Pendukung Pemulihan Ekonomi dan Percepatan Penanganan Kemiskinan Ekstrem di DIY’.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, Rakordal ini merupakan kelanjutan Rakordal triwulan pertama 2022. Ada lima prioritas pembangunan, yakni pemberdayaan SDM yang berkualitas dengan indikatornya, SDM yang sehat, berpendidikan, dan mampu secara ekonomi. Selain itu peningkatan infrastruktur layanan dasar yang mendukung pertumbuhan ekonomi; peningkatan sektor-sektor unggulan dan potensial; mewujudkan pembangunan yang merata, selaras dan lestari; serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. 

“Data BPS, angka kemiskinan DIY per Maret tahun 2022 turun menjadi 11,34 persen dibanding bulan September 2021 11,91 persen,” kata Sultan. 

Meski turun, capaian angka kemiskinan ini masih belum  memenuhi target RPJMD maupun rerata nasional. Kementerian PAN RB mendorong DIY mengimplementasikan rencana aksi Reformasi Birokrasi Tematik Kemiskinan, terutama dalam upayanya menyelesaikan pekerjaan rumah pengurangan kemiskinan. 

Sultan mengaku sudah memerintahkan OPD terkait untuk melakukan evaluasi mikro terhadap sasaran, program, kegiatan dalam pengurangan kemiskinan. Beberapa program ini di antaranya meningkatkan persentase wirausaha baru, dan meningkatkan pengeluaran per kapita masyarakat.

“Kami sudah menyediakan pelayanan dasar kesejahteraan sosial, meningkatkan ketahanan pangan, mengurangi rumah tidak layak huni, mengupayakan sambungan energi listrik, dan meningkatkan jumlah wirausaha baru,” tutur Sri Sultan.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Bagikan Artikel: