Pembuang Bayi di Yogyakarta Berstatus Mahasiswa Kedokteran

Agregasi Harianjogja ยท Jumat, 31 Juli 2020 - 12:27 WIB
Pembuang Bayi di Yogyakarta Berstatus Mahasiswa Kedokteran
Ilustrasi

SLEMAN, iNews.id - Terduga pelaku pembuangan bayi di Godean, Sleman pada Rabu (29/7/2020) lalu merupakan seorang mahasiswa fakultas kedokteran di salah satu universitas swasta di Yogyakarta. Mereka berinsila K (21) warga Palembang dan perempuan A (20) warga Jember, Jawa Timur.

"Petugas sudah membekuk pelaku pembuangan bayi yang terjadi di Godean. Keduanya merupakan sepasang kekasih," kata Kasatreskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwansyah, Kamis (30/7/2020).

Dia menambahkan, K merupakan seorang mahasiswa kedokteran di perguruan tinggi swasta di DIY. Penangkapan dilakukan pada Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah indekos di wilayah Kasihan, Bantul.

Dari hasil pemeriksaan sementara, sepasang kekasih ini meninggalkan bayi di Godean lantaran malu karena melahirkan bayi tanpa ikatan pernikahan. Keduanya juga khawatir jika ketahuan orang tua mereka lantaran perbuatannya itu.

Saat ini, kedua orang tersebut masih dalam pemeriksaan penyidik. Kepolisian belum menaikkan status pasangan kekasih itu.

"Belum ditetapkan sebagai tersangka karena masih kami lakukan pemeriksaan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam kardus di depan rumah Setiyo Sudarminto (68), seorang warga di Dusun Berjo Kulon, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Sleman pada Rabu (29/7/2020) pagi sekitar pukul 07.15 WIB. Bayi itu perkirakan berusia sekitar dua hari itu dalam kondisi sudah bersih dan berpakaian rapi.

Setiyo juga mengecek kamera pengawas yang terpasang di depan rumahnya. Dari rekaman, tampak sebuah mobil Suzuki berhenti di depan rumahnya sekitar pukul 01.13 WIB. Di kardus tersebut tertulis pesan dari orang tua bayi sebagai berikut "Izinkan saya menitipkan anak saya. Mohon sayangi ia sebagaimana saya menyayanginya. Tolong besarkan ia sebagaimana saya ingin membersarkannya. Berilah ia yang terbaik."

Saat ini, bayi yang ditemukan Setiyo itu masih dirawat di Puskesmas Godean 1. Meski begitu, Setiyo berharap bisa mengadopsi bayi laki-laki yang ditinggalkan di depan rumahnya.

"Itu kan istilahnya sudah dititipkan, jadi mereka sudah nggak mau ngurus. Kalau soal asal usul itu biar urusan polisi aja. Soalnya dulu sempat kami rasan-rasan rumah sebesar ini kok sepi, eh kok ya ada yang naruh bayi di depan rumah," kata pensiunan PNS ini.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Pelaku Pembuangan Bayi di Godean adalah Mahasiswa Kedokteran di Jogja"


Editor : Nani Suherni