Pemkab Bantul Gandeng Perguruan Tinggi Kembangkan Sektor Ekonomi Strategis

Antara ยท Minggu, 27 Maret 2022 - 20:45:00 WIB
Pemkab Bantul Gandeng Perguruan Tinggi Kembangkan Sektor Ekonomi Strategis
Bupati Bantul Abdul halim Muslih membuka Silatnas Warkaban 2022. (Foto: antara)

BANTUL, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di DIY dalam pengembangan sektor ekonomi strategis untuk mempercepat pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19. Sektor pariwisata menjadi salah satu yang akan digarap. 

"Hari ini kami menjalin kerja sama dengan banyak sekali perguruan tinggi yang ingin mengembangkan sektor ekonomi strategis di Bantul," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat membuka Silaturahmi Nasional (Silatnas) Paguyuban Warga Kabupaten Bantul (Warkaban) di Bantul, Minggu (27/3/2022).

Menurutnya, Pemkab Bantul sudah menetapkan tiga sektor ekonomi strategis. Pertama sektor industri termasuk di dalamnya Industri kreatif, kemudian sektor pertanian dengan berbagai inovasi, dan ketiga pariwisata, yang tiga tiganya punya keunggulan.

"Sektor industri kita sudah dinyatakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Nasional sebagai Kabupaten Kreatif Kriya terkuat di Indonesia, karena didukung dengan keberadaan berbagai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kerajinan," katanya.

Untuk sektor pertanian, Kabupaten Bantul dipercaya Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai salah satu wilayah pengembangan 'food estate' di Indonesia khususnya pada komoditas bawang merah dan cabai. Sudah ada tiga kecamatan di Bantul yang ditunjuk untuk diberi amanah untuk mengembangkan tanaman hortikultura dan pertanian pangan.

“Kami juga sudah tunjuk Kapanewon Sanden, Kretek, dan Imogiri utamanya Desa Selopamioro dengan pengembangan bawang merah," katanya.

Sedangkan sektor pariwisata dipilih karena masih menjadi daya tarik pariwisata di DIY. Selama ini wisatawan datang ke Yogyakarta dengan tujuan ke Malioboro atau ke Pantai parangtritis.  

"Ini namanya 'top of mind', jadi sudah muncul begitu saja di fikiran para wisatawan, bahwa kita di Bantul mempunyai Pantai Parangtritis yang sangat melegenda itu," katanya.

Pantai menjadi salah satu andalan sektor pariwisata. Sebelum pandemi Covid-19, mampu menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) dari penerimaan retribusi sekitar Rp33 miliar per tahun. Pandemi menjadikan penurunan pendapatan yang cukup signifikan. Namun pada awal tahun ini sudah mulai pulih dan juga ada potensi wisata hutan pinus Mangunan.  

Editor : Kuntadi Kuntadi

Follow Berita iNewsYogya di Google News

Bagikan Artikel: