Pemkab Kulonprogo Kesulitan Capai Vaksinasi Booster hingga 50 Persen

Antara ยท Senin, 18 Juli 2022 - 21:14:00 WIB
Pemkab Kulonprogo Kesulitan Capai Vaksinasi Booster hingga 50 Persen
Pemkab Kulonprogo mengaku kesulitan mencapai target vaksinasi booster sebesar 50 persen. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id- Pemkab Kulonprogo mengaku kesulitan mencapai target vaksinasi booster sebesar 50 persen dari total 378.177 sasaran hingga akhir Juli ini. Pasalnya saat ini keinginan masyarakat mendapatkan vaksin booster sangat rendah.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan Dinkes Kulonprogo melalui puskesmas sudah meningkatkan jadwal atau jumlah pos-pos pelayanan vaksinasi. 

Dinkes setiap tiga hari juga mensosialisasikan titik-titik pelayanan vaksinasi. Namun demikian, lokasi vaksinasi ini tidak mampu mendongkrak capaian vaksinasi booster, karena setiap harinya rata-rata hanya memvaksin 350 sasaran. 

Capaian vaksinasi harian ini sangat rendah dibandingkan pada April yang mencapai 1.200 sasaran per hari. "Semakin ke sini, semakin sulit untuk capaian vaksinasi," kata Baning di Kulonporogo, Senin (18/7/2022),

Padahal Kementerian Kesehatan bersama Satgas Covid-19 mentargetkan capaian vaksinasi booster harus minimal 50 persen.

"Namun sampai saat ini, di Kulonprogo, capaian vaksinasi booster baru mencapai 27,43 persen. Untuk mencapai 50 persen cukup sulit," kata Baning.

Baning mengatakan Pemkab Kulonprogo masih memiliki agenda vaksinasi massal, namun pelaksanaan vaksinasi di lapangan tidak mudah.

"Tidak mudah untuk menyiapkan atau mengundang masyarakat untuk datang di pos-pos vaksinasi, paling ya itu tadi sehari itu hanya sekitar 350 sasaran yang merupakan total di beberapa titik. Satu titik, jumlah masyarakat yang divaksin sekitar 15 hingga 20 sasaran per hari," katanya.

Menurut Baning, rendahnya cakupan vaksinasi booster dibanding dosis pertama dan kedua, karena keinginan masyarakat untuk mendapatkan booster itu rendah. Apalagi di Kulon Progo relatif pelaku perjalanannya rendah, dan mall juga tidak ada.

"Masyarakat beranggapan bahwa vaksinasi dua kali sudah cukup," katanya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: