Pemkot Yogyakarta Luncurkan Sentra IKM untuk Sejahterakan Masyarakat

Kuntadi · Kamis, 29 September 2022 - 20:37:00 WIB
Pemkot Yogyakarta Luncurkan Sentra IKM untuk Sejahterakan Masyarakat
Pemkot Yogyakarta meluncurkans entra IKM di kemnatren/kecamatan. (foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta meluncurkan sentra Industri Kecil Menengah (IKM) di Kemantren Ngampilan, Gedongtengen dan Gondomanan. Sentra-sentra IKM ini diharapkan bisa untuk mengenalkan potensi yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 
 
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto mengatakan, peluncuran sentra IKM ini untuk mengenalkan bahwa di setiap kemantren memiliki potensi dan keunggulan tertentu. Seperti di Kemantren Ngampilan ada 3 sentra bakpia, ecoprint dan rajut. Sedangkan di Kemantren Gedongtengen terdapat sentra kerajinan tas dan Kemantren Gondomanan sentra jajanan pasar. 

“Kami ingin mengenalan sentra IKM ini ke pasar yang kebih luas. Ke depan pembinaan, pengembangan dan pemberdayaan industri di Kota Yogyakarta akan berbasis pada sentra-sentra ini,” katanya, saat peluncuran sentra IKm, Kamis (29/9/2022). 

Pembentukan sentra IKM di Kota Yogyakarta mendasarkan pada Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2015 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah mengatur zona budidaya salah satunya zona‌ industri. Pengembangan industri juga diselaraskan dengan Peraturan Pemerintah nomor 28 tahun 2018 bahwa dalam pemberdayaan industri yang bisa dikembangkan di Kota Yogyakarta adalah sentra-sentra IKM.

“Kami akan optimalkan dan memberdayakan agar IKM-IKM di Kota Yogyakarta mempunyai daya saing kuat. Muaranya bisa meningkatkan perekonomian di Kota Yogyakarta,” ujar Tri Karyadi.
 
Staf Ahli Walikota Pemkot Yogyakarta, Hari Wahyudi menilai geliat dan potensi IKM di Kemantren Ngampilan, Gedongtengen dan Gondomanan sangat luar biasa. Setelah diluncurkan, pelaku IKM bisa memberikan kontribusi yang lebih baik kepada masyarakat terutama wisatawan.

“Karena sudah menamakan sentra IKM, jangan sampai mengecewakan konsumen. Stok harus ada,” ujarnya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi

Follow Berita iNewsYogya di Google News

Bagikan Artikel: