Pemkot Yogyakarta Pastikan Lockdown Opsi Terakhir

Heru Trijoko ยท Minggu, 20 Juni 2021 - 11:40:00 WIB
Pemkot Yogyakarta Pastikan Lockdown Opsi Terakhir
Pemkot Yogyakarta mengupayakan vaksinasi massal dan mengendalikan penyebaran Covid-19. Lockdown merupakan opsi terakhir jika tingkat penyebaran tidak lagi bisa dibendung. Foto: iNews.id/Heru Trijoko

YOGYAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memastikan wacana lockdown dari Gubernur DIY merupakan opsi terakhir. Sejauh ini pemkot gencar melaksanakan program vaksinasi massal dan mengendalikan penyebaran Covid-19 yang dalam beberapa hari terakhir mengalami lonjakan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menyatakan, wacana lockdown dari Sri Sultan Hamengkubuwono X merupakan opsi terakhir. Lockdown bisa diterapkan jika lonjakan tidak lagi terbendung dan kapasitas shelter maupun rumah sakit tidak lagi mencukupi.

"Ini baru wacana sebenarnya. Ini bisa kita cegah jika masyarakat bisa menjalani protokol kesehatan (prokes)," ujar Heroe, Minggu (20/6/2021).

Dia menilai wacana lockdown dari Gubernur merupakan peringatan keras yang harus dipahami oleh seluruh elemen masyarakat. Sedangkan kapasitas rumah sakit maupun shelter di Yogyakarta sejauh ini masih mencukupi.

Menurut Heru, kapasitas ICU di rumah sakit sekarang ini sudah 80 persen. Sedangkan non-ICU sudah 60 persen, dia mengakui data ini menunjukkan adanya peningkatan kasus.

"Jadi wacana lockdown itu warning keras dari Gubernur untuk kita semua agar itu tidak terjadi," ujarnya.

Berdasarkan laporan harian pada Sabtu (19/6/2021) sore, kasus harian Covid-19 di Yogyakarta masih tinggi. Terjadi kenaikan hingga 638 kasus dan sebaran tertinggi di Sleman.

Sejauh ini, Pemkot Yogyakarta menargetkan vaksinasi sebanyak 1500 hingga 2000 warga. Vaksinasi diberikan melalui layanan fasilitas kesehatan maupun program vaksinasi massal.

Editor : Erwin C Sihombing

Bagikan Artikel: