Pemodal Pabrik Obat Keras Ilegal di Bantul dan Sleman Berhasil Ditangkap, Polisi Sita 5 juta Pil

Puteranegara Batubara · Selasa, 05 Oktober 2021 - 20:18:00 WIB
 Pemodal Pabrik Obat Keras Ilegal di Bantul dan Sleman Berhasil Ditangkap, Polisi Sita 5 juta Pil
Dir Tipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Pemodal dua pabrik obat keras ilegal di Bantul dan Sleman berhasil dibekuk Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Dalam kasus ini total ada 17 orang yang ditahan.

Penanam modal merupakan pihak yang paling banyak diuntungkan dari operasional pabrik tersebut. "Menangkap pemodalnya berinisial S alias C," ujar Dir Tipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar  di Jakarta, Selasa (5/10/2021).

Brigjen Krisno juga mengungkapkan, Bareskrim juga berhasil menangkap buron yang menjadi pengendali produksi obat-obatan ilegal di pabrik Yogyakarta.

"Kami inisialkan dalam laporan tersebut saudari EY yang ditangkap Jumat secara simultan oleh tim kami sebagai pengendali yang berhubungan langsung dengan saudara Joko yang tersangka pemilik pabrik dan produsennya," tuturnya.

Menurutnya, penyidik tengah membentuk tim untuk mengusut dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari peredaran obat-obatan ilegal tersebut. 

"Ada dua tim, tim penanganan TPA atau tindak pidana awal, dan kedua masalah TPPU. Jadi teman-teman sedang bekerja untuk menuntaskan penyidikan," ucapnya.

Dia menyampaikan, obat-obatan yang diproduksi di pabrik tersebut dinilai ilegal karena tidak memiliki izin edar dari BPOM sejak 2015.  Dalam kasus ini, kata dia total ada 17 tersangka yang telah ditahan.

Sebelumnya, lanjut dia pabrik yang terletak di Kabupaten Bantul dan Sleman itu telah beroperasi sejak 2018 dan dapat memproduksi 420 juta pil per bulan. Pengiriman obat dilakukan ke berbagai wilayah di Indonesia. Termasuk luar Jawa, seperti Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: