get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Kantongi Identitas 10 Provokator Pembakar Rumah di Tallo Makassar

Pengamat Sosial UMY Sebut Tawuran di Jogja karena Fanatisme Antarpendukung

Senin, 05 Juni 2023 - 18:11:00 WIB
Pengamat Sosial UMY Sebut Tawuran di Jogja karena Fanatisme Antarpendukung
Petugas TNI/Polri menenangkan massa dan sejumlah kendaraan bergelimpangan di Jalan Tamanasiswa Yogyakarta pasca kericuhan, Minggu (6/4/2023) (foto: istimewa)

Kericuhan kemarin oleh sebagian orang dianggap sebagai upaya orang luar untuk mencoba membuat suasana di Yogyakarta menjadi gaduh atau testing on the water. Jika hal kecil diselesaikan dengan konflik kekerasan yang melibatkan warga masyarakat maka sangat berbahaya.

“Pemerintah harus berkolaborasi bekerja sama dengan semua elemen masyarakat termasuk aparat penegak hukum. Jika ada masalah kriminal maka harus diselesaikan secara hukum. Namun jika nonkriminal maka penyelesaiannya secara budaya,” katanya.

Ketua Forum Silaturahmi Ormas DIY, Waljito menyesalkan peristiwa kerusuhan tersebut. Fanatisme komunitas secara berlebihan tidak perlu dilakukan karena berakibat pada ketidakpercayaan terhadap aparat penegak hukum.

"Semua komunitas maupun masyarakat harus ikut bertanggungjawab agar Jogja itu aman dan nyaman," katanya.
  
Waljito juga mendorong polisi segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi terkait dengan pemicu kerusuhan tersebut. Sehingga penegakan hukum harus dilakukan tegas walaupun secara persuasif terhadap setiap tindakan kriminal yang terjadi.

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut