PPKM Darurat, Beberapa Tahapan Pilurah Sleman Harus Ditunda

Priyo Setyawan ยท Sabtu, 17 Juli 2021 - 16:50:00 WIB
PPKM Darurat, Beberapa Tahapan Pilurah Sleman Harus Ditunda
Ilustrasi pilkades. (Foto: Istimewa)

SLEMAN, iNews.id- Pemkab Sleman memutuskan menunda beberapa tahapan pemilihan lurah (Pilurah) serentak secara e-voting tahun 2021. Penundaan ini setelah Kemendagri mengeluarkan instruksi tanggal  5 juli 2021 tentang penundaan tahapan pilkades yang berpotensi menimbulkan kerumunan selama masa PPKM Darurat.

Kabid Pengembangan Kelembagaan dan Aparatur Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Sleman,  Agung Endarto mengatakan, dengan adanya instuksi itu Bupati Sleman menindaklanjuti dengan mengeluarkan Instruksi Bupati tanggal 9 Juli 2021. Instruksi itu berisi tentang beberapa hal tahapan piliruhan serentak  2021 yang berpotensi menimbulkan kerumunan saat  PPKM  Darurat ditunda pelaksanaannya.

“Tahapan yang ditunda meliputi pengambilan nomer urut, ujian tertulis, kampanye, pemungutan suara, dan pelantikan,” katanya, Sabtu (17/7/2021).

Semula berdasar Keputusan Bupati Nomer 13.1/Kep.KDH/A/2021, Pilur secara e-voting di 35 kalurahan dijadwalkan pada 22 Agustus 2021. Namun dengan adanya PPKM Darurat, pemungutan suara diundur menjadi tanggal 5 September 2021. Bahkan jadwal itu juga masih bersifat tentatif menyesuaikan kebijakan pusat.

"Jika PPKM Darurat tidak diperpanjang, pungutan suara dilaksanakan tanggal 5 September dan pelantikan 15 September. Tapi bila diperpanjang,  pelaksanaan Pilurah akan ditunda sambil menunggu aturan dari pusat," ujarnya.

Adapun tahapan Pilurah di Sleman saat ini adalah pembentukan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan Kamis (15/7/2021) harusnya diadakan ujian tertulis untuk empat kalurahan yang jumlah calonnya lebih dari lima orang yaitu Kalurahan Trihanggo, Sendangadi, Margomulyo dan Trimulyo. Namun adanya PPKM Darurat, pelaksanaannya terpaksa diundur.

“Ujian tertulis rencananya baru akan digelar selang satu minggu setelah PPKM Darurat berakhir,” ujarnya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2