get app
inews
Aa Text
Read Next : Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Pemkab Sleman Bagikan Traffic Cone ke Sekolah

PTKM Berhasil Turunkan Kasus Covid-19, Sleman Kini Masuk di Zona Orange

Jumat, 12 Februari 2021 - 21:51:00 WIB
PTKM Berhasil Turunkan Kasus Covid-19, Sleman Kini Masuk di Zona Orange
Kabupaten Sleman masuk zona orange, dan tinggal lima kapanewon yang merah. (Ilustrasi: Pemkab Sleman)

SLEMAN, iNews.id – Kabupaten Sleman mengklaim pelaksanaan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) berhasil menurunkan angka penularan Covid-19. Angka penularan kasus saat ini dibawah satu sehingga Sleman telah bergeser dari zona merah ke zona orange.  

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo mengatakan dalam lima hari belakangan penambahan kasus Covid-19 di Sleman ada 376 kasus, yakni pada hari Senin (8/2/2021) ada 71 kasus, Selasa (9/2/2021),  40 kasus, Rabu (10/2/2021), 148  kasus,  Kamis (11/2/2021) 49 kasus dan Jumat (12/2/2021) 68 kasus. Sedangkan jumlah pasien yang sembuh ada 401 orang dan lima orang meninggal.   

“Penerapan PTKM tahap kedua cukup berhasil. Indikasinya angka penularan di Sleman di bawah satu, yakni 0,96 atau bisa terkontrol,” kata Joko Hastaryo, Jumat (12/2/2021).

Joko mengatakan, dengan adanya angka penularan ini, status Sleman dari resiko tinggi atau zona merah menjadi resiko sedang atau orange. Kondisi ini tidak lepas dari 17 kapanewon, 12 di antaranya angka penularannya sudah dibawah satu. Lima kapanewon yang masih masuk dalam zona merah, Prambanan, Kalasan, Pakem, Tempel dan Moyudan. 

“Mudah-mudahan dengan PTKM ini kondisi ini tetap dapat terjaga," ucapnya.

Joko meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehaatan (prokes) dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Jika prokes diterapkan secara ketat sangat mungkin, Sleman keluar dari zona orange dan masuk ke zona kuning sampai hijau.

AKumulasi kasus Covid-19 di Kabupaten Sleman, kasus positif mencapai ada 9.304  kasus, dengan rincian 1.350  orang masih dirawat, 7.728 sembuh dan 226 meninggal.

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut