Rapid Test di Stasiun Lebih Murah, Penumpang: Tidak Perlu Datang ke Puskesmas

Antara ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 10:22 WIB
Rapid Test di Stasiun Lebih Murah, Penumpang: Tidak Perlu Datang ke Puskesmas
Calon penumpang kereta api melakukan pendaftaran untuk mengikuti rapid test di Stasiun Tugu Yogyakarta, Kamis (30/7/2020). (Foto: Antara/Eka AR)

YOGYAKARTA, iNews.id - Penumpang kereta api jarak jauh terbantu penyediaan rapid test Covid-19 di Stasiun Tugu Yogyakarta. Mereka hanya dibebani biaya sebesar Rp85.000 untuk sekali tes.

"Sangat membantu pekerja seperti saya yang ingin kembali ke Bekasi, Jawa Barat. Tidak perlu datang ke puskesmas tetapi cukup ke stasiun saja," kata salah satu calon penumpang kereta api di Stasiun Tugu Yogyakarta, Himawan Andrian usai mengikuti tes cepat Covid-19, Kamis (30/7/2020).

Menurutnya harga yang ditawarkan lebih murah dibanding rapid test di puskesmas yang ditetapkan Rp150.000. Dia pun tidak perlu khawatir terlambat masuk kereta.

"Hasilnya pun langsung keluar. Tinggal ditunggu saja," katanya.

Sementara itu, Executive Vice President PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta Asdo Artriviyanto mengatakan pelayanan tes cepat Covid-19 di wilayah kerja Daop 6 Yogyakarta digelar di dua stasiun, yaitu Stasiun Tugu Yogyakarta dan Stasiun Solo Balapan yang dimulai serentak pada Kamis ini.

"Kegiatan ini merupakan kerja sama antara PT KAI dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia. Sudah ada beberapa penumpang yang kami layani sejak dibuka pukul 07.00 WIB," katanya.

Dia berharap program rapid test tersebut akan memudahkan dan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh. Penumpang yang ingin mengikuti tes cepat di stasiun cukup menunjukkan tiket dan kode booking.

"Kegiatan ini juga merupakan komitmen kami dalam mendukung arahan pemerintah dalam mengoperasionalkan transportasi yang memperhatikan protokol kesehatan aman, nyaman, dan sehat," katanya.

Jika hasil tes menyatakan reaktif, maka penumpang tersebut disarankan untuk melakukan pembatalan tiket dan biaya tiket akan dikembalikan 100 persen.

"Begitu pula jika penumpang yang akan melakukan perjalanan tetapi kemudian diketahui suhu badannya lebih dari 37,3 derajat Celcius atau sedang sakit, maka tiket akan dikembalikan 100 persen," katanya.


Editor : Nani Suherni