Ringankan Panti Asuhan, Mantan Wakapolres Kulonprogo Bagikan Sembako

Kuntadi ยท Rabu, 27 Mei 2020 - 17:33 WIB
Ringankan Panti Asuhan, Mantan Wakapolres Kulonprogo Bagikan Sembako
Mantan wakapolres, Kompol Dedi Surya Dharma membagikan sembako ke Panti Asuhan Ibnul Fattah

KULONPROGO, iNews.id – Mantan Wakapolres Kulonprogo Kompol Dedi Surya Dharma membagikan paket sembako ke Panti Asuhan Ibnul Fattah, yang terletak di Desa Margosari, Pengasih Kulonprogo, Selasa (26/5/2020). Dedi juga memberikan edukasi kepada anak panti mengenai kamtibmas dan pencegahan Covid-19.

“Kami ingin membantu yang benar-benar membutuhkan, seperti panti asuhan,” ujarnya.

Sebagai peserta didik (Serdik) Sespimmen Angkatan 60 ini, Dedi sengaja memilih menggelar aksinya di Kulonprogo. Dia merasa sudah menjadi bagian dari masyarakat Kulonprogo karena lama berdinas. Bahkan sudah banyak tokoh masyarakat yang dia kenal yang masih intensif menjalin komunikasi.

“Komunikasi dengan masyarakat masih terjalin dan saya merasa harus membantu,” ujarnya.

Kondisi pandemi Covid-19, menjadikan aktivitas masyarakat menjadi tidak maksimal. Banyak yang terdampak secara ekonomi yang menjadikan mereka butuh bantuan. Pemberian bantuan ini juga tidak lepas dari arahan dari Kapolri agar anggota membantu warga, meringankan beban ekonomi masyarakat.

“Sebelumnya saya juga menggelar baksos bersama Polres di Girimulyo, dan juga aksi donor darah,” ujarnya.

Dalam pendistribusian bantuan ini, Dedi juga mengingatkan kepada pengelola dan anak panti untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam pandemi Covid-19, juga harus menjaga jarak, mengenakan masker dan cuci tangan dengan sabun.
Sementara itu, pengelola Panti Asuhan Ibnul Fattah, Bambang mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan sembako seperti ini sangat mmebantu, untuk memenuhi kebutuhan operasional.

Saat ini ada sekitar 40-an anak panti asuhan dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berasal dari keluarga tidak mampu, dan anak yatim piatu.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, karena anak-anak juga tidak bisa pulang ada Covid-19,” ujarnya.


Editor : Kuntadi Kuntadi