Sisihkan Uang Receh, Tukang Tambal Ban Ini Rutin Berkurban Setiap Tahun

Trisna Purwoko ยท Sabtu, 17 Juli 2021 - 11:20:00 WIB
 Sisihkan Uang Receh, Tukang Tambal Ban Ini Rutin Berkurban Setiap Tahun
Dalyanto tengah menambal ban milik pelanggan. Setiap hari dia menyisihkan uang Rp5000 hingga Rp7000 untuk kurban. (Foto : iNews. tv/Trisna Purwoko)

BANTUL, iNews.id- Siapa bilang berkurban harus menunggu kaya? Cukup dengan niat dan tekad. Ini seperti yang dilakukan tukang tambal ban di Banguntapan, Bantul ini.  

Dengan menyisihkan uang receh hasil usaha sehari-hari tukang  tamban ban ini mampu berkurban setiap tahun.

Dalyanto Warga Dusun Manggisan, Baturetno Kapanewon Banguntapan Bantul ini selama beberapa tidak pernah melewatkan Hari Raya Iduladha tanpa ikut berkurban.

Bengkel yang dia tempati terbilang cukup sederhana. Hanya memiliki luas satu kali dua setengah meter dengan tiang bambu dan beratap terpal sebagai peneduh. Bengkel ini menumpang di lahan milik sebuah sekolah. 

Sebuah toples warna biru bekas tempat roti yang berada di pojok bengkel ia gunakan untuk menampung pecahan uang kecil yang nantinya dikumpulkan guna membayar kurban di masjid ponpes dekat tempat tinggalnya.

“Setiap hari saya menyisihkan uang Rp5.000 hingga Rp7.000. Uang ini yang saya gunaan untuk iuran kurban. Sisanya digunaan untuk kebutuhan sehari,” ujar Dalyanto kepada wartawan belum lama ini.

Selain juru tambal ban, bengkel Dalyanto juga melayani jasa pengisian angin roda kendaraan bermotor serta pengisian bahan bakar bensin eceran. Dalyanto telah melakoni profesinya inisejak sepuluh tahun lalu. Dalyanto yang juga santri aktif di Pondok Pesantren Roudlotul Fatihah Pleret Bantul.

Panitia kurban Ponpes Roudlotul Fatihah, Andrea Gunawan membenarkan jika Dalyanto adalah salah seorang santri yang aktif memberikan kurban setiap Hari Raya Iduladha. 

“Uang pembelian hewan kurban yang diberikannya menjelang Hari Raya Iduladha selalu berupa uang recehan yakni koin Rp500, lembaran seribu, dua ribuan hingga lima ribuan,” ujarnya.

Editor : Ainun Najib