Tersangka Korupsi Stadion Mandala Krida Sudah Ada, KPK: Diumumkan saat Penahanan

Sabir Laluhu ยท Minggu, 29 November 2020 - 16:55:00 WIB
Tersangka Korupsi Stadion Mandala Krida Sudah Ada, KPK: Diumumkan saat Penahanan
Stadion Mandala Krida Yogyakarta (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.idKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tersangka dalam dugaan kasus korupsi pembangunan Stadion Manda Krida, Yogyakarta yang dibangun dengan APBD DIY tahun 2017-2018. Hanya saja, KPK belum bisa membeberkan nama tersangka termasuk gambaran umum kasus ini.

Plt Juru Bicara Bidang penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, sudah ada nama-nama yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, sesuai kebijakan pimpinan KPK saat ini, pengumuman tersangka akan dilakukan bersamaan dengan upaya paksa berupa penahanan atau penangkapan.

“Pengumuman tersangka akan dilakukan bersamaan dengan upaya paksa berupa penahanan atau penangkapan,” kata Ali, Jumat (27/11/2020).

KPK telah melakukan pemanggilan kepada sejumlah saksi untuk dimintai keterangan, mulai Senin (23/11/2020) hingga Jumat (27/11/2020). Sejumlah saksi ini, di antaranya Direktur Human Capital dan Pengembangan PT Wijaya Karya (WIKA, Persero) Tbk Novel Arsyad, Direktur Utama PT Citra Prasasti Konsorindo (CPK) Irfan Fikri Aulia, staf CV Reka Kusuma Buana (RKB) Sigit Susilo Abriansyah, wiraswasta dari CV Sukses Mandiri Teknik (SMT) Erwin Alexander, dan swasta dari CV Reka Kusuma Buana (RKB) Hery Kristiyanto.

Berikutnya, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Stadion Mandala Krida DIY 2016 dan 2017 sekaligua PNS Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi SDM, Dedi Risdiyanto, Pokja Proyek Pembangunan Stadion Mandala Krida 2017 sekaligus PNS Bappeda DIY Gustik Lestarna, Pokja Proyek Pembangunan Stadion Mandala Krida 2017 sekaligus PNS Sekretariat Daerah Provinsi DIY Joko Susilo, dan Anggota Pokja 2 Pembangunan Stadion Mandala Krida DIY 2016 dan 2017 sekaligus PNS Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Pemprov DIY Sumitro Yuwono.

“Pada pemeriksaan, sembilan saksi ini didalami pengetahuannya mengenai tahapan proses perencanaan dan sumber dana yang digunakan serta dugaan pelaksanaan pelelangan yang telah diatur sebelumny,” kata Ali.

Pada Jumat (27/11/2020) lalu, penyidik mengagendakan pemeriksaan lima orang saksi. Namun hanya dua yangb hadir dan diperiksa penyidik. Keduanya yakni Project Coordinator PT Binatama Akrindo kurun 2000 hingga sekarang Billi Mangara dan Imam Sudarwanto (karyawan swasta).

"Penyidik mendalami pengetahuan dua saksi tersebut mengenai harga pembanding untuk pekerjaan pengadaan spaceframe dan penutup atap yang disubkonkan ke PT Eka Madra Sentosa,” katanya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga terjadi kerugian negara sekitar Rp35 miliar dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida APBD Tahun Anggaran (TA) 2016-2017 di Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemprov DIY).

Sumber internal Bidang Penindakan KPK menyatakan, beberapa waktu lalu KPK memang telah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida APBD Tahun Anggaran (TA) 2016-2017. Selepas itu kemudian ada beberapa langkah yang dilakukan tim penyidik. Di antaranya memeriksa beberapa orang sebagai saksi maupun tersangka di Gedung Merah Putih KPK.

Editor : Kuntadi Kuntadi