Terseret Ombak di Goa Cemara, Anak Joko Widodo Ditemukan Tewas di Pandansimo

Antara ยท Jumat, 07 Agustus 2020 - 23:28:00 WIB
Terseret Ombak di Goa Cemara, Anak Joko Widodo Ditemukan Tewas di Pandansimo
Tim SAR bantul mengevakuasi jasad bocah yang terseret ombak di Pantai Goa Cemara, Jumat (7/8/2020). (Foto: Antara)

BANTUL, iNews.id - Satu korban tenggelam akibat terseret ombak di Pantai Goa Cemara Kabupaten Bantul, DIY pada Kamis (6/8/2020), ditemukan tewas, Jumat (7/8/2020) malam. Jasad korban ditemukan di wilayah Pantai Pandansimo yang berjarak sekitar lima kilometer arah barat dari lokasi kecelakaan laut itu.

Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah IV Bantul, Dwi Rias Pamuji mengatakan, korban diketahui bernama Muhammad Zafir Zakir Alfarizi (8), putra Bapak Joko Widodo warga Cemoro, Tempel, Kabupaten Sleman, DIY. “Korban ini salah satu dari lima orang termasuk Joko yang dilaporkan terseret ombak pada Kamis pagi,” katanya.

Dia menjelaskan, jasad korban ditemukan tim SAR sekitar pukul 19.10 WIB di lokasi selatan tambak udang Pantai Pandansimo Bantul.

Dia menyebutkan ada lima orang saksi dalam penemuan korban, yaitu Paino (38) seorang nelayan warga Gadingsari Sanden Bantul, dan Dwi Rias Pamuji (Koordinator SAR Bantul), Heriyanto (28) anggota SAR Satlinmas Wilayah IV, Hariyono (49) anggota TNI AL, dan Triwidodo (36) personel Polairud Polda DIY.

Menurut dia, jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan Paino, ketika sedang menjaring di wilayah Pantai Pandansimo dengan jaring eret, namun tidak disengaja jaring tersebut menyangkut jenazah bocah itu saat jaring akan diangkat.

"Kronologinya, saat saksi ke 2, 3, 4 dan 5 sedang patroli ke arah Muara Progo, saksi dipanggil oleh penjaring eret yang hendak mengangkat jaring namun melihat mayat tersangkut jaringnya" katanya.

Setelah itu, Tim SAR Gabungan itu menuju ke lokasi penemuan korban dan membawa mayat ke Pantai Goa Cemara menggunakan mobil ambulans SAR Satlinmas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY untuk kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk identifikasi oleh Tim DVI Polda DIY.

"Dengan diketemukannya satu orang korban ini, maka jumlah korban kecelakaan laut di Pantai Goa Cemara yang belum diketemukan tinggal empat orang. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali," kata Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Yogyakarta Pipit Eriyanto.

Diberitakan, tujuh wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Pantai Gua Cemara pada Kamis (6/8) sekitar pukul 09.30 WIB dilaporkan terseret gelombang pantai, dua orang telah ditemukan dan kemudian meninggal di rumah sakit, sementara lima orang dalam pencarian Tim SAR Gabungan.


Editor : Kastolani Marzuki