get app
inews
Aa Text
Read Next : 3 Jalur Alternatif Jogja Wonosobo yang Cepat, Aman dan Nyaman untuk Liburan atau Mudik

Tradisi Maulud di Kraton Jogja Digelar Terbatas

Senin, 19 Oktober 2020 - 12:05:00 WIB
Tradisi Maulud di Kraton Jogja Digelar Terbatas
Keraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat masih berdiri megah. (Foto: Dok.iNews.id)

YOGYAKARTA, iNews.id - Rangkaian kegiatan Hajad Dalem Miyos Gangsa, Kondur Gangsa, dan Garebeg Maulud tahun 2020 digelar secara terbatas. Hal ini berkaitan masih berlangsungnya kondisi tanggap darurat Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ketiga Hajad Dalem ini semestinya berlangsung selama seminggu, 22-29 Oktober Jimakir 1954/2020. Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Ngayogyokarto Hadiningrat, GKR Condrokirono, mengatakan meski ditiadakan secara terbuka, kraton akan tetap melakukan penyesuaian prosesi.

"Pembagian rengginang secara terbatas untuk kalangan internal Kraton, tanpa mengurangi esensi dan filosofi Garebeg sebagai bentuk konsistensi pelestarian budaya” ujar GKR Condrokirono.

Dia menjelaskan udhik-udhik, sedekah raja berupa uang logam, beras dan bunga, yang biasanya dibagikan saat prosesi Kondur Gangsa, akan tetap dilakukam. Namun, itu digelar untuk internal kraton bersamaan dengan prosesi pembagian rengginang pada 12 Maulud atau 30 Oktober.

Di samping itu, segala kegiatan pementasan paket wisata di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat masih diliburkan hingga waktu yang tidak dapat ditentukan. Meski demikian, akan banyak konten seputar kraton melalui media sosial dan Youtube Kraton Jogja yang dikelola Tepas Tandha Yekti.

Kraton melalui KHP Nitya Budaya juga akan menggelar pameran temporer bertemakan Sri Sultan Hamengku Buwono II secara daring dan luring mulai 22 Oktober 2020 hingga awal Januari 2021. Hal tersebut bertujuan agar proses pembelajaran budaya seputar Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat tidak lantas terhenti begitu saja.

Selama pandemi, produksi konten budaya terkait tarian terus menerus dilakukan dan disiarkan secara daring. Di antaranya lomba tari online Beksan Nir Corona, Tutorial Tayungan, Tutorial Macapat, dan Uyon-uyon Hadiluhung. Beberapa kegiatan berada di bawah naungan KHP Kridhomardowo yang bertugas mengelola seni pertunjukan.

Selain bertujuan sebagai sarana edukasi virtual mengenai keraton, konten tersebut diharapkan dapat menjadi referensi kegiatan dan sajian budaya yang dapat dinikmati masyarakat dengan tanpa membuat kerumunan.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Rangkaian Tradisi Maulud di Kraton Jogja Digelar Terbatas"

Editor: Nani Suherni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut