Usai Melahirkan, Ibu Muda Kabur Tinggalkan Bayi di Klinik Bidan

Heru Trijoko ยท Rabu, 08 Juli 2020 - 09:09 WIB
Usai Melahirkan, Ibu Muda Kabur Tinggalkan Bayi di Klinik Bidan
Bidan Mei Muhartati menggendong bayi yang ditinggal kabur ibunya (Foto: iNews/Heru Trijoko)

SLEMAN, iNews.id - Seorang bayi laki-laki ditinggal kabur usai dilahirkan ibunya di tempat persalinan di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Polisi masih memburu orang tua yang tega menelantarkan bayi tersebut.

Pemilik tempat persalinan, di kawasan Kledokan, Depok, bidan Mei Muhartati mengatakan, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut lahir dalam kondisi normal. Beratnya 3,3 kilogram dan tinggi 51 sentimeter (cm).

Mei menuturkan, awalnya kedatangan pasien perempuan muda dengan kondisi akan melahirkan. Dia mempekirakan, pasiennya berusia 24 tahun. Saat itu, kepada petugas pasien itu mengaku bernama Meisa Yunitasari, warga Gunungkidul. Dia datang bersama seorang pria paruh baya dan seorang balita.

Setelah diambil tindakan persalinan, bayi lahir dalam kondisi selamat. Namun beberapa jam kemudian, bayi terus menangis karena mencari ibu kandungnya. Diketahui jika sang ibu yang melahirkannya sudah kabur bersama pria tersebut. Kedua orang tersebut juga tidak meninggalkan identitas apapun saat datang bersalin.

"Karena dia sudah kesakitan ya sudah kami persiapkan persalinan. Kami tetap proses cari identitas, tapi dia enggak bawa apapun ngaku nama Meisa Yunitasari," ucap bidan Mei, Rabu (8/7/2020).

Usai menangani pasien tersebut, Mei mengaku melayani orang lain yang juga akan melahirkan. Dia dan petugas baru selesai menangani pasien pukul 03.00 dini hari dan mendapatkan laporan bayi pasien itu menangis.

"Jam 3 pagi kami sudah selesai capek istirahat. Tahu-tahu jam 3.30 yang piket tunggu pasien satunya katakan bayinya nangis ibunya enggak ada," katanya.

Paskakejadian tersebut, polisi langsung turun tangan mengecek tempat kejadian perkara dan mencari keberadaan ibu tersebut. Saat ini, si bayi masih dititipkan dan dirawat di rumah bidan sambil menunggu itikad baik ibunya untuk datang.


Editor : Nani Suherni