Vaksinasi Covid-19 bagi Mahasiswa UGM Dilaksanakan di Tengah Hutan

Priyo Setyawan ยท Jumat, 23 Juli 2021 - 15:55:00 WIB
Vaksinasi Covid-19 bagi Mahasiswa UGM Dilaksanakan di Tengah Hutan
Petugas melaksanakan vaksin COVID-19 massal bagi mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM, Jumat (23/7/2021). Foto Dok Humas UGM

SLEMAN, inews.id - Universitas Gadjah Mada (UGM) mulai memberikan vaksin Covid-19 kepada mahasiswa. Pada tahap awal, vaksinasi menyasar mahasiswa jenjang sarjana, mahasiswa dan doktor dari Fakultas Kehutanan

Pada vaksinasi Covid-19 hari ini, dilaksanakan di Arboretum atau hutan mini Fakultas Kehutanan UGM. Tercatat ada 500 mahasiswa yang terdaftar mengikuti kegiatan ini.

Rektor UGM, Panut Mulyono mengatkan, vaksinasi bagi mahasiswa ini bantuan dari Pemkab Sleman. Dipilihnya Fakultas Kehutanan UGM karena banyak mahasiswanya yang melakukan aktivitas secara mobile. Untuk itulah mereka harus aman dengan diberikan vaksin ini.

“Setelah ini akan diikuti oleh fakultas-fakultas lain,” kata Rektor, Jumat (23/7/2021)

Menurut Panut, UGM sudah mengajukan  25.000 vaksin kepada Kemenkes. Hanya saja vaksin ini turunnya secara bertahap dan dipilih yang paling membutuhkan. Prioritas utama untuk mahasiswa yang mengikuti kegiatan di luar kampus, mahasiswa yang mengikuti praktikum di laboratorium dan mahasiswa asing UGM, agar mereka mempunyai rasa aman.
 
“Vaksin ini  untuk menjaga kesehatan adik-adik mahasiswa yang sudah mulai melakukan kegiatan di luar kampus,” katanya.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan UGM, Widyanto Dwi Nugroho mengatakan, jumlah mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM sekitar 1.200 orang. Sedangkan untuk dosisi kedua akan diberikan bulan depan.
 
“Ini adalah tahapan pertama, untuk 28 hari lagi mudah-mudahan vaksinasi kedua bisa berjalan dengan  lancar,” ujarnya.

Panitia sengaja memilih lokasi di Arboretum Fakultas Kehutanan, dengan tujuan untuk mengingatkan pabrik oksigen adalah hutan. Produsen oksigen dimana oksigen sekarang banyak dicari. 
 
“Jadi, hutan harus dirawat agar oksigen bisa tetap dinikmati,” katanya.   

Editor : Kuntadi Kuntadi