Warga Lereng Merapi Sudah Siap Hadapi Banjir Lahar

Antara ยท Rabu, 24 Februari 2021 - 22:50:00 WIB
Warga Lereng Merapi Sudah Siap Hadapi Banjir Lahar
Petugas BPBD Sleman mengungsikan hewan ternak milik warga di daerah rawan bencana Merapi di Dusun Kalitengah Lor beberapa waktu silam. (Foto BPBD Sleman)

SLEMAN, iNews.id- Warga lereng Gunung Merapi di wilayah Sleman sudah siap menghadapi banjir lahar dingin. Warga telah memiliki kesiapan dan langkah antisipasi jika sewaktu-waktu banjir terjadi pada musim hujan ini.

"Warga lereng Merapi di Sleman seperti di Dusun Turgo, Purwobinangun maupun Dusun Kemiri, Purwobinangun, Pakem sudah siap dalam menghadapi ancaman bahaya lahar hujan Gunung Merapi yang sewaktu-waktu bisa terjadi di aliran Sungai Boyong ketika hujan di puncak terjadi," kata Kepala Seksi Mitigasi Bencana BPBD Kabupaten Sleman Joko Lelono di Sleman, Rabu (24/2/2021).

Menurut dia, saat ini baik Dusun Turgo maupun Kemiri merupakan bagiab dari Desa Purwobinangun yang telah dikukuhkan sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana) Utama oleh BPBD Sleman.

"Dengan telah dikukuhkannya Desa Purwobinangun sebagai Destana Utama, maka harapannya semua dusun sudah bisa dan paham betul terkait dengan program Destana tersebut. Kalau di program Destana, otomatis warga diajak untuk memahami ancaman bencana," katanya.

Ia mengatakan, untuk Dusun Turgo yang berjarak sekitar enam kilometer dari puncak Merapi, selain ancaman awan panas guguran erupsi Gunung Merapi juga ancaman banjir lahar dingin di Sungai Boyong.

"Masyarakat di Dusun Turgo sudah mengeerti potensi bencana yang bisa terjadi dan langkah antisipasi duni," katanya.

Joko mengatakan, sejak jauh hari BPBD Sleman sudah mengajak masyarakat untuk menyusun standar operasional prosedur (SOP) yang berkaitan dengan penanggulangan bencana di masing-masing dusun.

"Masyarakat di wilayah lereng Merapi sudah siap dalam menghadapi ancaman bahaya erupsi maupun banjir lahar dingin. Terlebih, tim siaga bencana juga sudah disiapkan baik di Purwobinangun maupun Candibinangun. Di Turgo itu ada penjaga 'early warning system' (EWS). Dengan kehadiran relawan yang setiap saat melakukan pemantauan Gunung Merapi di Turgo, masyarakat siap untuk mengantisipasi ancaman yang mungkin ada," katanya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2