Gegara membakar sampah di dalam kandang, empat kambing ikut terbakar. (Foto : MPI/Erfan Erlin)
erfan erlin

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Apes dialami oleh Mbah Joyo Sutrisno, warga Padukuhan Trasih RT 02, Kalurahan Giriasih, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul. Kakek berumur 75 tahun ini harus kehilangan empat kambingnya sekaligus bersama kandangnya.

Kamis (22/9/2020) pagi sekitar pukul 09.30 WIB kandang kambing miliknya ludes terbakar. Empat kambing di dalamnya tak berhasil diselamatkan sehingga terpanggang hidup-hidup. Mbah Joyo harus menanggung kerugian sekira Rp10 juta.

Kebakaran tersebut bermula saat Mbah Joyo melakukan bersih-bersih pekarangan, tempat kandang kambing berada. Usai bersih-bersih, Mbah Joyo langsung membakar sampah dedaunan di dalam kandang. 

"Saya itu bakar sampah di dalam kandang. Ya tak tungguin,"ujar Mbah Joyo, Kamis.

Naas, percikan apinya menyambar pakan dedaunan kering yang ia simpan di bagian atas kandang. Api langsung membesar dan dengan cepat membakar pakan hingga menghanguskan seluruh bangunan kandang. 

Peristiwa kebakaran tersebut berlangsung sangat cepat. Dia tidak sempat mengevakuasi ke empat ekor kambingnya karena api yang membesar. Dia pun tidak bisa berbuat banyak karena faktor usia. 

"Saya bakar daun di dalam. Tapi ketiup angin lalu api kena pakan kering. Karena api besar, saya langsung lari ke luar,” ujar Joyo.

Saat kejadian suasana tengah lengang karena warga sebagian besar sedang bekerja. Joyo mengaku sedih karena kehilangan tabungan penopang ekonomi keluarganya. 


Editor : Ainun Najib

BERITA TERKAIT