Keluarga korban menunjukkan foto Reni dengan kondisi memprihatinkan. (Foto: iNews.id/Toiskandar)
Toiskandar

INDRAMAYU, iNews.id - Sungguh tragis nasib yang dialami tenaga kerja wanita (TKW) asal Kedokanbunder, Indramayu ini. Dia menjadi korban penganiayaan majikan di Taiwan

Korban mengalami luka lebam di bagian lengan, muka dan telinga bengkak. Selain itu korban juga pernah dipaksa sang majikan untuk memakan kotoran hewan.

Nasib nahas yang dialami TKW bernanam Reni (37) itu sempat viral di media sosial (medsos). Dalam unggahan di medsos, korban menunjukkan luka-luka yang dialaminya saat mendapat pemeriksaan medis. 

Tampak mulut dari TKW malang ini bengkak dan mengalami gangguan telinga setelah diinjak-injak majikan.  

Selama 14 bulan bekerja di Taiwan bukannya kenyamanan yang didapat, malah mendapat berbagai penyiksaan. Bahkan, dia mengaku pernah disuruh majikan untuk memakan kotoran hewan. 

Mengetahui nasib Reni seperti itu, pihak keluarga di Indramayu pun dibuat cemas. Khawatir kondisi lebih buruk dialami Reni selama berada di Taiwan.

"Saya khawatir sekali sampai nggak bisa tidur. Saya mengetahui kondisi ibu saya dari medsos Rabu lalu," kata anak korban, Muhammad Syawal, Jumat (17/5/2022).

Dia hanya bisa pasrah dengan nasib ibunya seperti itu, meski terus berharap agar Reni bisa kembali pulang ke Indramayu.

Sementara itu, Kepala Desa Kedokanbunder, Waskim, mengatakan, begitu mendengar ada warganya menjadi korban penyiksaan majikan di luar negeri, dia langsung mencari alamat Reni. Begitu didapat langsung mendatanginya untuk berkoordinasi guna menentukan langkah selanjutnya.

"Kami juga sudah berkomunikasi dengan instansi terkait dan melaporkan ke BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia). Kepada Ibu Bupati dan Presiden diharapkan ikut memantu untuk pemulangan warga saya. Kondisinya saat ini sangatlah memprihatinkan, mengalami luka-luka cukup serius di sekujur tubuhnya," kata Waskim saat berkunjung ke rumah Reni.


Editor : Ainun Najib

BERITA TERKAIT