Pemkab Sleman bersiap melalui transisi dari masa pandemi menuju endemi Covid-19.. (Foto : Antara)
Antara

SLEMAN, iNews.id - Pemkab Sleman bersiap melalui transisi dari masa pandemi menuju endemi Covid-19. Ini menyusul angka kasus penularan virus corona di wilayah itu telah menurun drastis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama mengatakan sesuai dengan perkembangan kasus Covid-19 di Sleman, pihaknya mulai mempersiapkan pandemi menuju endemi.

Kebijakan itu, menurut dia, dijalankan karena grafik angka kasus penularan virus corona terus menurun, cakupan vaksinasi sudah cukup tinggi, dan Sleman sudah masuk wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 1.

Dia mengatakan bahwa Dinas Kesehatan terus memantau laju penularan penyakit, angka kesembuhan dan angka kematian pasien, dan tingkat keterisian tempat tidur pasien di rumah sakit.

"Saat ini, laju penularan kasus di Kabupaten Sleman berada di angka 1,25 dan 0,72 untuk positivity rate-nya. Angka tersebut tergolong rendah sekali karena di bawah 5," kata Cahya Purnama di Sleman, Sabtu (11/6/2022).

Ia menambahkan, tingkat kematian akibat Covid-19 sudah berada di angka 0,08 dan tingkat keterisian tempat tidur perawatan pasien dengan infeksi virus corona sudah turun ke angka 0,39 persen di Sleman.

"Keterisian ICU di rumah sakit rujukan per 30 Mei hanya terisi oleh dua pasien atau lima persen. Sementara BOR terisi 14 persen dari total bed yang tersedia sebanyak 568 bed," katanya.

Ia mengatakan bahwa pada masa transisi menuju endemi masyarakat diimbau tetap menaati protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Kemudian dibarengi hidup bahagia, rajin berolahraga, dan mengonsumsi multi-vitamin, dan mengikuti vaksinasi booster (penguat)," katanya.


Editor : Ainun Najib

BERITA TERKAIT