Kenaikan BBM non-subsidi membuat layanan bus sekolah gratis Gunungkidul dipangkas dari dua kali menjadi sekali perjalanan per hari. (Foto: iNews).

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi berdampak pada operasional layanan bus sekolah gratis milik Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Seluruh armada bus sekolah yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul diwajibkan menggunakan BBM non-subsidi jenis Dexlite. 

Kondisi tersebut menyebabkan biaya operasional meningkat signifikan sehingga anggaran yang tersedia tidak lagi mencukupi hingga akhir tahun. Akibatnya, layanan bus sekolah yang sebelumnya beroperasi pagi dan sore hari kini hanya melayani keberangkatan pagi.

Tercatat terdapat tujuh unit bus sekolah yang dioperasikan pemerintah daerah dengan tujuh rute berbeda. Setiap bus rata-rata mengonsumsi sekitar 25 liter BBM per hari dan melayani lebih dari 100 pelajar secara gratis.


Editor : Kurnia Illahi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network