Kenaikan BBM non-subsidi membuat layanan bus sekolah gratis Gunungkidul dipangkas dari dua kali menjadi sekali perjalanan per hari. (Foto: iNews).

Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Dishub Gunungkidul, Sigit Wijayanto mengatakan, tengah menyusun langkah penyesuaian agar layanan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.

"Setelah ada kenaikan BBM non-subsidi Pertadex (Dexlite) yang terjadi pertengahan April kemarin kami melakukan penghitungan ulang dan ternyata anggaran kami hanya cukup sampai akhir Juni dan itu mengalami kenaikan lagi," ujar Sigit.

Selain itu, Dishub juga telah menyosialisasikan perubahan jadwal tersebut kepada orang tua dan siswa. Menurutnya, pemerintah daerah mengajukan permohonan kepada pihak terkait agar dapat diberikan akses penggunaan BBM bersubsidi, sehingga layanan bus sekolah dapat kembali berjalan normal seperti sebelumnya.

Layanan bus sekolah ini merupakan program angkutan gratis bagi pelajar yang menjangkau wilayah pedesaan di Gunungkidul.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network