Seorang Sekdes perempuan di Purworejo diduga menenggak miras saat dugem di diskotik. (tangkapan layar)
Tim iNews

PURWOREJO, iNews.id - Viral potongan video oknum sekretaris desa perempuan di Purworejo tengah menenggak  minuman yang diduga miras di sebuah diskotik. Video berdurasi 20 detik ini beredar luas di media sosial sehingga membuat heboh warga. 

Sosok dalam video yang diketahui bernama Andikasari merupakan seorang Sekdes di Desa Banyuasin Kembaran, Kecamatan, Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Saat dikonfirmasi wartawan, Andikasari membenarkan perempuan dalam video tersebut adalah dirinya. 

Namun demikian, dia membantah tuduhan masyarakat yang menyebut dirinya menenggak minuman keras.

“Saya tidak minum alkohol atau mabuk, saya hanya minum air putih yang ada di botol tersebut,” katanya.

Menurut dia, kejadian tersebut sebenarnya sudah lama terjadi. Namun baru belakangan ini videonya beredar kembali dan ramai diperbincangkan di masyarakat.

“Kejadian sudah selesai di desa. Per tanggal 1 Agustus saya sudah memberikan klarifikasi,” ujarnya.

Dia mengaku sudah meminta maaf terkait hal itu kepada kepala desa dan tokoh masyarakat lainnya. Dia membantah bahwa dirinya disuruh pak camat untuk mengondisikan media. 

“Saya tidak pernah disuruh pak camat, dan sampai sekarang tidak ada buktinya,” ujarnya.

Aksi dugem tersebut juga sudah mendapatkan perhatian dari camat Loano. Andang Nugrahantara, Kades Ahmad Abdul Azis, Kepala BPD, PMD, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan warga. Mereka menggelar rapat kordinasi pada Selasa (6/9/2022).

Akibat rekaman video tersebut, warga desa setempat meminta kepada pemerintah untuk memecat AS dari jabatan Sekdes.

Kades Ahmad Abdul Aziz mengatakan bahwa perbuatan Sekdes tersebut sangat meresahkan pemerintahan desa. Pihaknya bahkan sudah melakukan teguran lesan, teguran tertulis dan konfirmasi kepada yang bersangkutan.

“Dia mengakui bahwa video itu adalah dirinya dan minta maaf. Sebenarnya sudah kondusif, namun ada berita yang menyebut pak camat, jadi warga panas lagi,” ujarnya.


Editor : Kuntadi Kuntadi

BERITA TERKAIT