Sri Lestari menunjukkan salah satu koleksi kain batik yang dikirim ke luar negeri. (Foto; iNews.id/Kuntadi)


Menurutnya sertifikat SNI menjadi produknya dipercaya di pasar asing. Konsumen menjadi tidak ragu dengan brand yang dipasarkan. Bahkan dengan adanya SNI, harga jualnya akan meningkat jauh di atas harga penjualan di pasar dalam negeri. Dalam kondisi ekonomi terpuruk akibat Covid-19, produk batik ini tetap diminati pasar.

Produk batik Sri Lestari kini sudah merambah di pasar mancanegara seperti China, Malaysia, Belanda, Singapura dan sejumlah negara di Timur Tengah. Satu lembar kain batik sutra dijual dengan harga mencapai Rp25 juta. Tentu saja kualitas dan produk yang dihasilkan terjaga originalitasnya dan menggunakan pewarna alam.   

Sementara di dalam negeri banyak tersedia di sejumlah outlet di hotel yang ada di Yogyakarta, Jakarta dan Magelang. Usahanya yang terus berkembang mampu membuka lapangan kerja dari masyarakat sekitar. 


Editor : Kuntadi Kuntadi

Sebelumnya
Halaman :
1 2 3

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network