Konferensi pers hasil pemantauan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2022 dan tahun baru 2023 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta. (Foto : MPI/Yohanes Demo)

Meski begitu, ia menyebut kondisi ini juga berdampak positif terhadap percepatan pemulihan ekonomi masyarakat DIY. Terlebih wilayah DIY menjadi tujuan favorit wisata.

"Kita mengalami pemulihan ekonomi kita lebih cepat dari daerah lain, disisi lain inflasi kita lebih tinggi karena mobilitas masyarakat juga tinggi," katanya.

Adapun beberapa bahan pokok yang menyebabkan inflasi adalah telur ayam ras, bawang merah dan aneka cabai. Meskipun pada kenyataannya, ketersediaan komoditas tersebut masih aman hingga akhir tahun.

Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (APSDA) Setda DIY, Yuna Pancawati mengatakan, sejauh ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi di DIY.

"Pengendalian inflasi kita melakukan pemantauan setiap hari, operasi pasar, pelaksanaan pasar murah dan berkoordinasi dengan sejumlah distributor," katanya.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, tercatat ada kenaikan harga di sejumlah komoditas pangan di seluruh Kabupaten/Kota di DIY. Akan tetapi, Yuna mengklaim bahwa kenaikan tidak mengalami peningkatan yang signifikan sehingga masih dikatakan normal.


Editor : Ainun Najib

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network