Jembatan Glagah di JJLS Kulonprogo terpaksa ditutup karena mengalami kerusakan. (foto: istimewa)
Kuntadi

KULONPROGO, iNews.id - Jembatan Glagah yang berada di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), di Kapanewon Temon, Kulonprogo terpaksa ditutup karena ada kerusakan. Permukaan jalan amblas hingga 5 cm dan terjadi retakan panjang pada bagian bawah jembatan. 
 
Jembatan Glagah ini menghubungkan Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon dengan Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates. Jembatan ini dibangun pada 1988 silam dan saat ini masih dalam masa transisi dari aset provinsi menjadi aset nasional. Ini menjadi jalan alternatif yang digunakan kendaraan besar yang menghubungkan ke sejumlah kota di Jawa. 

“Kondisi jembatan sebelah bara sudah rusak pada bagian bawah. Kalau sisi atas ada penurunan permukaan,” kata Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko, Kamis (29/9/2022). 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kulonprogo, Bowo Pristiyanto mengatakan, akibat kerusakan ini jalur JJLS terpaksa dialihkan. Dari arah timur, pengguna jalan akan dialihkan ke Jalan Nasional melewati Jembatan Soni tembus di Sogan, Wates. Sementara, dari arah barat dialihkan ke Jalan Nasional Wates-Purworejo lewat Simpang Empat Glagah.

Sedangkan untuk kendaran besar dari timur sudah dibelokkan di simpang tiga Brosot dan di sisi barat di simpang tiga Congot.    
“Untuk sementara ditutup dulu nanti akan dikoordinasikan lagi,” katanya. 

Kasat Lantas Polres Kulonprogo, Iptu Johan Rinto Damar Jati mengatakan, penutupan jembatan ini dilakukan sampai pihak yang berwenang melakukan kajian ulang terhadap kondisi fisik kelaikan jembatan tersebut.

”Penutupan ini sudah kami koordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPU-ESDM) DIY dan Dinas Perhubungan. Hasil analisa sementara jembatan mengalami keropos pada bagian bawah karena faktor usia," katanya, Kamis (29/9).    
Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUP-ESDM DIY Wira Sasongko Putro mengatakan, pihaknya bersama Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) DIY sedang mencari solusi penanganan jembatan Glagah. Hasil pemeriksaan, terdapat sejumlah penyebab jembatan rusak.
 
“Salah satunya faktor usia, tetapi masih dilalui kendaraan bertonase berat,” katanya.


Editor : Kuntadi Kuntadi

BERITA TERKAIT