Rektor UGM Panut Mulyono berdiskusi dengan Dirut Filipina Antiviral Indonesia, Mario Pacurso Marcos. (Foto: doc UGM)

Marcos mengatakan, UGM merupakan salah satu kampus terbesar di Indonesia yang banyak memberikan sumbangsih dalam bentuk produk hasil riset. Salah satunya mengembangkan alat deteksi Covid-19 untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“UGM sudah menyiapkan banyak solusi saat kondisi pandemi Covid-19,” katanya.

Sementara Rektor UGM Panut Mulyono mengatakan kerja sama ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi kedua institusi. UGM memiliki berbagai hasil produk riset dan pengetahuan dalam mendorong tumbuhnya industri farmasi dan kesehatan.

”UGM sudah menjalin kerja sama baik dengan industri besar maupun industri kecil dan menengah, sehingga memberi dampak luas bagi masyarakat,” katanya


Editor : Kuntadi Kuntadi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network