Masjid Pathok Negoro Plosokuning Sleman bukti sejarah penyearan Islam di Yogyakarta. (Foto: MNC Portal/Priyo Setyawan)

“Karena memiliki nilai sejarah dan masih asli, (meski ada pengantian, namun untuk bentuk, tekstur dan warna sama), masjid ini ditetapkan menjadi bangunan cagar budaya,” katanya.

Selain mempertahankan bangun,  Masjid Ploso Kuning hingga sekarang juga masih melestarikan tradisi budaya dan kesenian peninggalan Sri Sultan HB X. Yaitu budaya ruwahan, nyadran dan mauludan. Untuk kesenian, yakni shalawat dan barzanji (pujian-pujian kisah nabi Muhammad).

Dia menambahkan, Masjid Pathok Negara Plosokuning tersebut merupakan bagian dari desain besar berdirinya Keraton Yogyakarta. 

Desainnya berada di tengah Keraton, kemudian dikeliling benteng di ujung  barat,  timur,  utara dan selatan. Namun benteng bukan bangunan, melainkan berupa masjid yang diberi nama Pathok Negoro dengan imannya juga bergelar Pathok Negoro. 

“Warisan HB I di Masjid Pathok Negara Plosokuning, masih tetap dilestaikan,” ucapnya.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network