GUNUNGKIDUL, iNews.id – Bupati Gunungkidul Sunaryanta memanfaatkan libur akhir pekan dengan menyambangi para petani di beberapa wilayah. Mantan perwira TNI ini bahkan ikut memanen kacang tanah milik petani di Kapanewon Semanu untuk kembali bernostalgia saat masih kecil.
Bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Rismiyadi, Sunaryanta blusukan di empat Kapanewon. Hanya mengenakan celana pendek dan kaos oblong, bupati ikut turun ke sawah dan ladang untuk memastikan hasil panen petani bagus.
Tak hanya itu, bupati juga ingin mendengar langsung keluhan petani terkait masalah pengelolaan lahan. Harapannya nantinya bisa membuat kebijakan yang mampu memberikan solusi untuk para petani.
“Ini nostalgia masa kecil. Dulu sering ikut bapak ke ladang,” kata Sunaryanta saat ikut memanen kacang tanah di Kapanewon Semanu.
Menurutnya, orang tuanya hanyalah warga biasa yang berprofesi sebagai petani. Dulu ketika memiliki waktu senggang, dia selalu menyempatkan diri membantu orang tuanya menggarap lahan.
Dari hasil pemantauan, hasil panen tahun ini meningkat dibandingkan musim tanam sebelumnya. Hasil panenan kali ini lebih bagus yang diharapkan mampu membantu para petani.
Untuk harga jual kacang tanah di empat Kapanewon berkisar antara Rp12.000 hingga Rp13.000 per kilogram tergantung tingkat kekeringan kacang tanah saat dijual. Bupati juga meminta para petani lebih berhati- hati dalam menjual agar tidak dipermainkan oleh tengkulak.
“Sebagian besar hasil panen banyak yang masih disimpan. Saya melihat langsung di rumah-rumah warga. Namun juga ada beberapa yang sudah dijual utuk mencukupi kebutuhan lain,” ujarnya.
Data produksi kacang tanah dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, luas panen dari Januari hingga April 2022 mencapai 15.962 hektare dengan hasil produski 19.250 Ton. Produktivitas per hektar tahun ini mencapai 12,06 Ton.
Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait