Polisi Prancis menyita senjata tempur hingga mesiu dari kelompok neo-Nazi. (Foto Ilustrasi Neo-Nazi: Getty Images)
Umaya Khusniah

PARIS, iNews.id - Polisi menyita senjata, amunisi dan bubuk mesiu dalam jumlah besar dari empat tersangka gerakan ultra-kanan neo-Nazi yang kejam di Prancis.  Dalam penggerebekan itu, Polisi Prancis awalnya menangkap lima pria berusia antara 40-60 tahun. 

Penyelidik di wilayah Alsace, Prancis timur pada Jumat (3/6/2022) mengumumkan, penggerebekan digelar di departemen Bas-Rhin dan Haut-Rhin pada Selasa (31/5/2022). 

Jaksa Mulhouse (Haut-Rhin), Edwige Roux-Morizot dalam konferensi pers mengatakan, penggerebekan itu membuahkan hasil. Penyelidik menemukan berbagai senjata perang dan beberapa benda Nazi di rumah-rumah.

Menurut Harian Prancis Le Telegramme melaporkan, senjata yang disita di antaranya 167 magasin termasuk 72 dari Kalashnikov, 120.000 amunisi dari semua kaliber, lebih dari 35 kilogram bubuk mesiu, tiga mesin penekan amunisi, sejumlah besar magasin untuk senjata perang, mesin pemanas selubung, penghitung uang kertas, empat timbangan presisi, uang senilai 25.000 euro, dan dua peredam suara.

Jaksa menambahkan, para tersangka ini memburu orang Yahudi selama pertandingan sepak bola di Strasbourg. Sayang dia tak membocorkan rincian lebih lanjut atau mengungkapkan identitas kelompok tersebut.

“Kami menemukan senjata berbahaya dan bengkel pembuatan amunisi selama penggerebekan tersebut,” katanya. 

Dia menambahkan, penggerebekan ini dinilai tepat waktu. Hal itu karena para pelaku belum betindak apa pun. 

Empat orang telah didakwa atas perdagangan dan kepemilikan senjata perang. Mereka menghadapi hukuman 10 tahun penjara.

Laporan berita Telegramme mengatakan, dua orang telah dipenjara dan dua bebas di bawah pengawasan pengadilan. Sementara itu, orang kelima dibebaskan tanpa dakwaan.


Editor : Ainun Najib