Peluncuran GEN AKTIF di DIY. Gerakan ini untuk menginspirasi dan mengedukasi para remaja ke hal-hal yang baik agar tidak berperilaku negatif. (Foto : MPI/Erfan Erlin)
erfan erlin

YOGYAKARTA, iNews.id- Angka kejahatan jalanan yang dilakukan oleh remaja belakangan masih marak terjadi di DIY. Perlu peran berbagai pihak untuk menginspirasi dan mengedukasi para remaja ke hal-hal yang baik agar tidak berperilaku negatif.

Presenter terkenal Andy F Noya mengaku prihatin dengan kekerasan jalanan dilakukan generasi muda yang beberapa waktu marak terjadi di Jogja. Semua pihak harus memiliki perhatian terhadap anak-anak yang mungkin termarjinalkan oleh karena perilaku mereka. 

"Apalagi di Jogja ada generasi yang jadi heboh secara Nasional (kejahatan jalanan, Red)," ujarnya, Rabu (15/6) di Hotel Royal Ambarrukmo.

Karenanya, pihaknya menginisiasi gerakan dan program GEN AKTIF (Generasi Sehat dan Aktif) melalui BenihBaik.com. Sebagai awal, GEN AKTIF diluncurkan di tiga provinsi yakni Jakarta, Surabaya, dan DIY. Tiga wilayah ini ditunjuk karena dinilai sebagai daerah yang istimewa dan kompleks. 

Andy mengatakan GEN AKTIF ini bertujuan menginspirasi dan mengedukasi remaja dalam mengembangkan bakat serta menjauhkan diri dari perilaku negatif. Terlebih Indonesia sebetulnya memiliki bonus demografi yang tinggi pada 2045 mendatang. 

"Sekitar 70 persen populasi bakal didominasi anak muda. Hal ini dapat menjadi peluang sekaligus ancaman," kata dia.

Banyaknya generasi muda akan menjadi ancaman berbahaya kalau lengah di mana jumlah angkatan produktif justru tidak punya pekerjaan atau tidak produktif. Apalagi ketika dari awal tidak dipersiapkan dengan baik dan itu adalah generasi yang menjadi beban dari negara.

Berbagai kegiatan GEN AKTIF bakal dilakukan untuk menciptakan generasi muda yang unggul. Melalui berbagai kegiatan positif yang kamu tanam, pihaknya berharap program ini dapat menghasilkan perubahan yang baik dan berkelanjutan.

Program GEN AKTIF telah dimulai Februari 2022 di Jakarta. Sedangkan di DIY, program berlangsung pada Mei hingga Juni 2022 dan telah menjangkau sekitar 370 siswa SMP dan SMA, lebih dari 110 tenaga pendidik, dan 250 orang tua.

"Program menggandeng Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) DIY,"kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua TP PKK DIY GKBRAyA Paku Alam mengatakan salah satu upaya mencegah kenakalan dan kejahatan remaja dengan menjadi sahabat dan supporter bagi anak. Pihaknya mendukung program GEN AKTIF yang tidak hanya memberikan pelatihan kepada remaja, tapi juga kepada orang tua dan guru.

"Jika orangtua dan guru dirangkul maka mereka akan memiliki kiat-kiat menjadi support system yang baik bagi anak,” ujarnya.


Editor : Ainun Najib

BERITA TERKAIT