Penderita ODGJ melakukan proses rehabilitasi di alam terbuka. (FotoMPI/erfan erlin)
erfan erlin

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Angka orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atau yang disebut Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) terus mengalami kenaikan. Selama pandemi Covid-19 hingga meningkat dua kali lipat. 

Proect Manager Kesehatan Jiwa Masyarakat, Pusat Rehabilitasi YAKKUM Siswaningtyas mengatakan, angka ODGJ di DIY cenderung mengalami Peningkatan. Meskipun data resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi DIY belum keluar. 

Dari hasil komunikasi dengan Dinas Kesehatan di Kabupaten/Kota, angka ODDP melonjak dua kali lipat akibat pandemi Covid-19. Pandemi membuat masyarakat tertekan secata psikologis sehingga mengalami gangguan kejiwaan. 

"Kami melakukan pendampingan di 3 Kabupaten yaitu Sleman, Kulonprogo dan Gunungkidul. Semuanya melonjak," kata dia, Selasa (21/6/2022) saat mendampingi proses swabantu ODDP di Telaga Jonge, Gunungkidul, Selasa (21/6/2022).

Menurutnya, selama pandemi Covid-19 mereka membuka konseling secara online. Banyak masyarakat memanfaatkan layanan ini karena mengaku tertekan secara psikologis. Mereka tertekan dengan ketidakpastian kapan pandemi Covid-19 akan berakhir.

Bahkan di Kulonprogo ada kecenderungan peningkatan dari warga yang lahan mereka tergusur Bandara YIA. Mereka tidak siap mental ketika dari yang sebelumnya tidak memiliki apa-apa kemudian mendapatkan uang banyak dan akhirnya perlahan-lahan uangnya habis.

"Mental mereka belum siap sehingga banyak yang tertekan," kata dia.

Secara rutin Pusat Rehabilitasi YAKKUM bekerja sama dengan desa, kader, puskesmas memfasilitasi Kelompok Swabantu (Self Helf Grup), dalam meningkatkan pentingnya dukungan sosial serta memotivasi keluarga dan masyarakat. 

Melalui Kelompok Swabantu, diharapkan ODDP terbiasa mengkomunikasikan kebutuhan dan tanpa canggung menceritakan tentang keadaan yang dialami. Pengelolaan diri yang dilakukan dalam kelompok swabantu melalui gerak fisik, melatih keseimbangan melalui senam bersama / gerak fisik, pengelolaan emosi dan kesabaran.


Editor : Kuntadi Kuntadi

BERITA TERKAIT