Sistem rudal S 500, senjata terbaru dan tercanggih milik Rusia. Negara itu berjanji akan membalas negara-negara yang membantu Ukraina. (Foto : Reuters)
Anton Suhartono

MOSKOW, iNews.id - Rusia menebar ancaman. Negara Beruang Merah itu akan membalas dengan cepat negara-negara yang selama ini ikut campur tangan atau memberi dukungan terhadap Ukraina

Ancaman ini disampaikan langsung oleh Presiden Vladimir Putin. Putin berjanji akan membalas mereka dengan cepat, termasuk mereka yang masih terus mengirim senjata ke Ukraina.

"Kami memiliki semua alat untuk ini. Alat yang tidak bisa dibanggakan orang lain saat ini. Kami tidak akan membanggakannya. Kami hanya akan menggunakannya jika diperlukan," kata Putin, merujuk pada jenis ancaman, meski tak menyebutnya secara rinci, dikutip dari Sputnik, Rabu (27/4/2022).

Rusia berulang kali mengecam pengiriman senjata oleh negara asing ke Ukraina. Pengiriman senjata tersebut hanya akan memperpanjang konflik.

Kremlin menuduh negara-negara Barat mengubah Ukraina menjadi front pertempuran dengan tujuan untuk melemahkan Rusia.

Di awal operasi militer khusus pada akhir Februari lalu, Putin memperingatkan negara-negara asing agar tidak ikut campur dalam konflik di Ukraina serta menimbulkan ancaman strategis bagi Rusia. 

Dia bersumpah akan menanggapi peran serta Barat dengan serangan balik yang cepat. Saat itu Putin memerintahkan pasukan nuklirnya untuk berada dalam siaga tinggi, memicu kekhawatiran AS dan sekutu NATO.


Editor : Ainun Najib

BERITA TERKAIT