Polisi masih memeriksa pelaku yang tertangkap mencuri sabun pencuci piring. (foto: istimewa)
erfan erlin

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Tertangkap tangan mencuri plastik dan sabun pencuci piring, DW perempuan muda warga Kedungranti, Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar nyaris diamuk pengunjung Pasar Argosari Gunungkidul, Senin (5/12/2022). Kini perempuan ini masih dalam pemeriksaan petugas Polres Gunungkidul. 

DW tertangkap basah mencuri di salah satu kios di dalam Pasar Argosari. Kios ini dalam kondisi kosong karena tengah ditinggal pemiliknya. 
 
Pedagang Pasar Argosari, Sumarno mengatakan penangkapan DW bermula ketika dia merasa curiga ketika ada seorang perempuan mondar-mandir di depan kios milik Tukini.  

"Wanita berbaju merah itu terlihat mencongkel gembok yang terpasang di pintu kios," ujar Sumarno, Senin (5/12/2022).

Wanita tersebut kemudian terlihat masuk ke dalam kios yang tutup tersebut. Karena curiga, Sumarno kemudian mengajak rekannya untuk mengecek ke dalam kios milik rekannya tersebut.

Saat itulah mereka mendapati DW tengah memasukkan beberapa dagangan di kios tersebut ke dalam tas karung yang ia bawa sebelumnya. Warga kemudian menginterogasi wanita tersebut.

"Dia mengaku mengambil sabun cuci piring dan juga plastik," kata dia.

Mengetahui ada maling yang tertangkap, pengunjung pasar sempat mengepung pelaku. Mereka bersama-sama mengamankan pelaku dan membawanya ke pos satpam pasar.  

"Kami serahkan ke satpam dan kayaknya dibawa ke Polsek Wonosari," ungkap dia.

Kanit Reskrim Polsek Wonosari, Ipda Wantyana mengatakan, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa puluhan sachet sabun cuci piring, plastik dan kertas minyak untuk pembungkus nasi. 

Polisi juga menemukan handphone dan uang ratusan ribu di dalam tas pelaku. Dalam pemeriksaan sementara, DW mengaku telah dua kali mencuri di Pasar Argosari dengan sasaran yang berbeda.

"Pelaku masih kami periksa untuk mengetahui motif pencurian itu," katanya.


Editor : Kuntadi Kuntadi

BERITA TERKAIT