Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. (Foto: doc Humas Pemkab Bantul)
Antara

BANTUL, iNews.id - Untuk mendukung pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19, Pemkab Bantul mendorong masyarakatnya memanfaatkan kredit usaha rakyat (KUR) yang disalurkan melalui lembaga perbankan. KUR bisa dimanfaatkan untuk investasi hingga pengembangan usaha baru.

"Kita mendorong agar masyarakat memanfaatkan KUR untuk pemulihan ekonomi, pengentasan pengangguran dan penanggulangan kemiskinan," kata Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih usai menghadiri kegiatan Penyerahan KTP-el bagi pelajar SMA/SMK di Bantul, Selasa (4/4/2022).

Halim menyebut selain untuk mengembangkan usaha yang berpotensi berkembang di masa pandemi, menurut dia, KUR bisa juga digunakan untuk investasi, membuka usaha baru.

Apalagi, negara kini sedang menghadapi problem kemiskinan dampak pandemi COVID-19 dan pengangguran yang bertambah.

Oleh karena itu, upaya pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi, mengatasi pengangguran dan kemiskinan harus dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya menggelontorkan dana KUR.

"Di Bantul sendiri sudah mencapai hampir Rp400 miliar yang disediakan untuk KUR, agar rakyat bisa menyerap dan memanfaatkan kredit itu dengan biaya murah, dan  kewajiban-kewajiban yang dikurangi atau direlaksasi," katanya.

Bantul berkali-kali dinyatakan sebagai kabupaten yang penyerapan KUR-nya terbesar dan tertinggi.

"Ini menunjukkan bahwa animo masyarakat untuk memanfaatkan KUR itu besar, dan nyatanya NPL (non performing loan) rendah. Kredit macet kecil di Bantul, baik yang disalurkan melalui bank daerah maupun bank nasional BUMN yang lain," katanya.

Halim juga mendorong para generasi muda di Bantul mampu menempa dirinya menjadi wirausaha muda.

"Kita menyaksikan banyak sekali wirausaha wirausaha muda Bantul yang memiliki kreativitas demikian tinggi, termasuk diantaranya anak-anak kita yang masih berstatus pelajar, sudah mulai merintis wirausaha," katanya.


Editor : Ainun Najib

BERITA TERKAIT