18.000 Petugas Pilkada di Bantul Rapid Test, 40 Reaktif Covid-19

Trisna Purwoko ยท Kamis, 03 Desember 2020 - 16:57:00 WIB
18.000 Petugas Pilkada di Bantul Rapid Test, 40 Reaktif Covid-19
rapid test (ilustrasi: okezone.com)

BANTUL, iNews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul telah melakukan rapid test kepada 14.000 anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dan 4.000 petugas linmas. Hasilnya, ada 40 yang dinyatakan reaktif Covid-19. 

Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan, seluruh petugas KPPS sudah menjalani rapid test sesuai dengan aturan yang ada. Setidaknya ada 18.000 petugas KPPS dan linmas yang telah diambil sampel darahnya. 

“Kemarin ada sekitar 40 orang yang hasilnya reaktif. Mereka sudah ditindaklanjuti dengan tes swab dan hasilnya negatif,” kata Didik, Kamis (3/12/2020).

Dengan hasil ini, maka tidak ada permasalahan dalam pelaksanakan Pilkada Bantul yang tinggal sepekan lagi. Karena hasil tes swab negatif, tidak perlu dilakukan penggantian.  Pergantian justru dilakukan karena ada beberapa permasalahan seperti hamil, ada pekerjaan di luar kota atau alasan lain.

“Ada beberapa yang diganti dengan beberapa alasan di luar itu (rapid test),” katanya.

Didik menjamin, logistik utama seperti surat suara dan kotak suara akan didistribusikan pada H-2. Distribusi akan dilakukan per kecamatan agar pada H-1 bisa dibagikan ke setiap TPS. Sedangkan alat pelindung diri (APD) seperti masker ataupun face shield sudah didistribusikan ke 2.086 TPS. 

“Untuk APD sudah didistribusikan, kami tidak ingin ada klaster pilkada,” katanya.   

Hari ini Forkompinda Bantul mengunjungai kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati. Kunjungan ini untuk menjaga suasana damai dan kondusif menjelang pelaksanaan pilkada yang tinggal tujuh hari.  

“Kedua pasangan komitmen untuk menjaga Bantul kondusif,” katanya. 
 

Editor : Kuntadi Kuntadi