2 Reaktif Corona saat Rapid Test, Seluruh Pegawai Diskominfo Bantul Wajib Isolasi Mandiri

Kuntadi ยท Selasa, 05 Mei 2020 - 17:45:00 WIB
2 Reaktif Corona saat Rapid Test, Seluruh Pegawai Diskominfo Bantul Wajib Isolasi Mandiri
RS Lapangan Khusus Covid-19 Kabupaten Bantul (Foto: Istimewa)

BANTUL, iNews.id – Sebanyak 170 orang mengikuti rapid test massal (Rapid Diagnostic Test/RDT) yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Bantul, untuk mencegah penularan Covid-19. Hasilnya ada dua yang reaktif Corona.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja, mengatakan total warga yang mendaftar mengikuti RDT ini mencapai 414 orang. Namun dari verifikasi yang dilakukan dengan sistem aplikasi, hanya ada 170 yang dinyatakan lolos.

“Dari 170 orang ini, ada dua yang hasilnya reaktif atau positif rapid test,” ujarnya, Selasa (5/5/2020).

Rapid test massal ini dilaksanakan di halaman dinas Kesehatan Bantul. Untuk melayani peserta, disiagakan 25 tenaga kesehatan dengan protokol penanganan Covid-19. Mereka menggunakan alat pelindung diri (APD) mengenakan masker dan wajib jaga jarak.

Dua orang yang reaktif ini langsung dirujuk ke RS Lapangan Covid di Bambanglipuro untuk menjalani isolasi dan pengambilan sampel swab.

“Hasil rapid ini belum bisa dijadikan dasar sebagai positif, masih harus menjalani swab tes,” ujarnya.

Jika dari hasil uji swab negatif, setiap pasien masih harus mengikuti test ulangan sekali lagi dengan jarak satu pekan. Namun jika positif akan langsung dinyatakan sebagai pasien Covid-19.

Dua peserta yang hasilnya reaktif ini adalah bidan dan seorang ASN yang bekerja di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Bantul. Atas temuan ini, seluruh pegawai Diskominfo akan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Kita belum bisa mengetahui riwayatnya, keduanya masih syock,” ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi