3.615 Calon Jemaah Umrah DIY Tunggu Jadwal Keberangkatan

Antara ยท Rabu, 19 Januari 2022 - 22:22:00 WIB
3.615 Calon Jemaah Umrah DIY Tunggu Jadwal Keberangkatan
Sebanyak 3.615 calon jemaah umrah di DIY menunggu jadwal keberangkatan sejak awal pandemi Covid-19. (Foto : MPI)

YOGYAKARTA, iNews.id  - Sebanyak 3.615 calon jemaah umrah di DIY menunggu jadwal keberangkatan sejak awal pandemi Covid-19. Seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di DIY diminta memprioritaskan keberangkatan mereka.

Kepala Kanwil Kemenag DIY Masmin Afif menuturkan jumlah tersebut setelah 29 calon jamaah umrah diberangkatkan perdana ke Tanah Suci melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) pada Selasa (18/1/2022).

"Prioritas PPIU diminta untuk memberangkatkan jemaah umrah yang tertunda keberangkatannya, namun tidak menutup untuk menerima pendaftaran jamaah umrah baru," kata Masmin.

Selaras dengan pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dia memastikan bahwa tidak ada penghentian layanan pemberangkatan calon jemaah umrah yang telah dibuka sejak 8 Januari 2022

"Sudah kami informasikan, sudah kami sampaikan ke seluruh biro perjalanan umrah (PPIU) bahwa saat ini sudah mulai bisa (menerima pendaftaran umrah)," ujar Masmin.

Meski pemberangkatan jemaah umrah tidak dihentikan, ia menekankan kepada PPIU agar menaati Keputusan Menteri Agama Nomor 1332 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah pada Masa Pandemi Covid-19.

Dalam pemberangkatan jemaah umrah, PPIU diminta menaati kebijakan satu pintu atau One Gate Policy melalui Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta.

Masing-masing biro perjalanan atau PPIU, kata dia, juga harus memastikan ketersediaan dan keabsahan dokumen calon jemaah meliputi paspor, visa, dokumen vaksin (meningitis dan vaksin covid), hasil tes PCR, aplikasi peduli lindungi dan aplikasi tawakkalna, serta dokumen pembayaran karantina.

"Persiapan mereka kan tergantung kesiapan biro dan jemaahnya karena juga ada beberapa penambahan-penambahan biaya, ada persiapan terkait dengan aplikasi tawakkalna di sana itu semua jamaah harus mengikuti," kata dia.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: