930 Hewan Ternak di Bantul Positif PMK, Bantul Tunggu Vaksin

erfan erlin ยท Selasa, 14 Juni 2022 - 15:38:00 WIB
930 Hewan Ternak di Bantul Positif PMK, Bantul Tunggu Vaksin
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meninjau kandang yang sapinya terjangkit PMK semua. (Foro : MPI/erfan erlin)

BANTUL, iNews.id- Bupati Bantul Abdul Halim Muslich menyebut penyakit mulut dan kuku (PMK) sudah menjadi pandemi karena sudah menasional atau sudah menyebar ke seluruh wilayah Indonesia. Demikian juga di Bantul ia menyebut juga sebagai pandemi.

Halim menuturkan, di Bantul saat ini sudah ada 930 hewan ternak yang terjangkit PMK. Meskipun baru indikasi namun 930 hewan ternak tersebut sudah menunjukkan tanda positif secara klinis. Dari 930 hewan ternak yang positif tersebut terbanyak ada di Kapanewon Pleret.

"Di Pleret ada 513 kasus hewan yang terkena PMK," ujar dia, Selasa (14/6/2022) saat meninjau kandang sapi yang semua hewannya terjangkit PMK di Dusun Jembangan Kalurahan Segoroyoso Kapanewon Pleret.

Oleh karenanya, Halim mengaku telah menginstruksikan semua Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) agar terjun melakukan penanganan atau treathment. Treathment tersebut adalah dengan melakukan penyuntikan antibiotik, antiperitik dan pemberian vitamin.

Menurutnya upaya tersebut diharapkan mampu menurunkan intensitas pandemi PMK di Bantul. Dia berharap agar pemerintah segera menurunkan vaksin untuk menanggulangi penyebaran PMK agar tidak semakin meluas.

Namun, lanjutnya, munculnya vaksin PMK karena sebelum tahun 1990 muncul PMK. Dan sejak tahun itu Indonesia sudah dinyatakan bebas PMK maka industri vaksin sudah tidak memproduksi lagi vaksin tersebut. 

"Tentu mereka tidak ada pertimbangan PMK muncul. Namun tiba-tiba ada pandemi sehingga saat ini industri di Jarim baru memproduksi vaksin anti PMK. Dan karena seluruh Indonesia maka ada skala prioritas yaitu untuk sapi perah agar produksi susu terus berlangsung," kata dia.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: