Apresiasi GeNose, Menristek: Inovasi Anak Bangsa untuk Kurangi Ketergantungan Asing

Kuntadi ยท Sabtu, 16 Januari 2021 - 09:48:00 WIB
Apresiasi GeNose, Menristek: Inovasi Anak Bangsa untuk Kurangi Ketergantungan Asing
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro apresiasi inovasi GeNpse untukd eteksi Covid-19. (Foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro mengatakan GeNose merupakan alat deteksi Covid-19 untuk mengurangi ketergantungan alat screening luar negeri. Peneliti harus terus mengembangkan agar akurasinya menjadi lebih baik.   

“Kami sambut gembira. GeNose ini merupakan sebuah inovasi untuk mengurangi ketergantungan alat screening dari luar negeri,” kata Menristek pada webinar Kemenristek/Brin bertajuk “GeNose Inovasi Teknologi Kemandirian Alat Kesehatan Anak Bangsa”, Jumat (15/1/2021). 

GeNose merupakan alat screening dengan menggunakan embusan napas. Alat ini bisa untuk mengurangi ketergantungan alat Polymerase Chain Reaction (PCR). Sudah banyak alat screening yang didatangkan namun masih ada kesalahan karena kurangnya keakuratan alat.   

GeNose menjadi terobosan karena screening yang dilakukan tidak berbasis antibodi maupun antigen, tetapi berbasis senyawa volatile organic compound (VOC). Melalui senyawa ini dapat digunakan untuk membedakan antara orang yang terinfeksi covid-19 atau tidak terinfeksi Covid-19.

“Inovasi GeNose menjadi bagian Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, peneliti, dan dunia usaha,” katanya.

Kedepan, GeNose harus ditingkatkan pada sisi akurasinya. Sebab akurasi alat ini sangat menentukan proses 4T (tracking, tracing, testing, dan treatment) dalam penanganan Covid-19 dan menggerakkan roda perekonomian nasional.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Halaman : 1 2 3