Berawal dari Terawangan Orang Pintar, Warga Bantul Ini Dikeroyok Ipar dan Ponakan

Agregasi Harianjogja ยท Senin, 27 Juli 2020 - 15:00 WIB
Berawal dari Terawangan Orang Pintar, Warga Bantul Ini Dikeroyok Ipar dan Ponakan
Ilustrasi penganiayaan (foto: ist)

BANTUL, iNews.id - Niat hati ingin memberikan penjelasan, Sariyanto (37), warga Dusun Karanganyar, Desa Gadingharjo, Sanden, Bantul justru babak belur dikeroyok kakak ipar dan ponakan. Alhasil, Sariyanto mengalami luka serius di wajah hingga tulang iga retak.

Saat dikonfirmasi, Sariyanto mengatakan pengeroyokan dilakukan kakak iparnya Junaidi alias Bedog dan anaknya Fredi Maulana. Saat itu, dia mendapatkan informasi dari Lina, salah satu anak dari kakak iparnya yang mengaku ayahnya kehilangan uang Rp20 juta.

Setelah meminta bantuan orang pintar, dinyatakan jika pelaku pencurian merupakan orang dekat atau masih keluarga. Singkatnya Sariyanto dalam hal ini menjadi orang yang dituding atas hilangnya uang Rp20 juta tersebut.

"Nah orang dekat ini saat ini usahanya tengah lancar, kendati sedang tidak punya uang," katanya, Senin (27/7/2020).

Mendengar pemaparan dari Lina yang juga keponakan sendiri, Sariyanto berusaha memberikan klarifikasi. Di mana, modal usaha membuat batako yang kini dilakoninya dan banyak pesanan itu, berasal dari orang tuanya. Sekaligus memastikan jika modal usahanya tersebut bukan dari hasil mencuri uang milik ayah dari Lina.

“Saya pun menemui kakak ipar saya pada Jumat (26/6/2020) sekira pukul 22.00 WIB dan menjelaskan persoalan ini,” ucapnya.


Editor : Nani Suherni