Beredar Pernyataan soal Kasus Jilbab SMA N 1 Banguntapan, LBH PP Muhammadiyah: Itu hanya Ulah Oknum

erfan erlin · Senin, 08 Agustus 2022 - 20:16:00 WIB
Beredar Pernyataan soal Kasus Jilbab SMA N 1 Banguntapan, LBH PP Muhammadiyah: Itu hanya Ulah Oknum
LBH PP Muhammadiyah memastikan tidak menangani kasus dugaan pemaksaan jilbab di sekolah SMA N 1 Banguntapan, Bantul. (Foto : MPI/Erfan Erlin)

YOGYAKARTA,iNews.id-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah memastikan tidak menangani kasus jilbab di SMA N 1 Banguntapan. Ini membantah adanya pernyataan di media sosial yang mengatasnamakan LBH PP Muhammadiyah.

Sebelumnya pemilik akun facebook @Victor Novianto dan mengetag Kokam Sewon Fightwe dan Nur Hidayati menulis Kronologi Peristiwa yang diklaim hasil Klarifikasi dengan Ketiga Guru BK di SMAN 1 Banguntapan Oleh  LBH Muhammadiyah.

Dalam unggahannya dia menulis kronologis peristiwa tersebut terjadi mulai dari MPLS, latar belakang keluarga siswa hingga menyebut pekerjaan ayah siswa bahkan sampai keyakinan ayah siswa ini.

Postingan tersebut ramai mendapat komentar dari warganet. Bahkan tangkapan layar postingan tersebut diunggah ulang di media sosial lain, Twitter. Dan unggahan tersebut juga mendapat tanggapan dari warganet beragam.

Ketika dikonfirmasi, Direktur LBH PP Muhammadiyah, Taufiq Nugroho membantah jika LBH PP Muhammadiyah yang membuat unggahan tersebut. Taufik bahkan menandaskan jika apa yang dinarasikan dalam unggahan tersebut bukan sikap atau pernyataan resmi LBH Muhammadiyah.

"Itu bukan dari LBH PP Muhammadiyah. Hanya ulang oknum yang mengatasnamakan kami," kata dia, Senin (8/8/2022).

Sejak Minggu (7/8/2022) Taufik mengaku telah melakukan klarifikasi jika unggahan tersebut bukan dari LBH PP Muhammadiyah. Klarifikasi juga menyebut ada pihak-pihak tertentu yang ingin memperkeruh suasana.

Taufik mengatakan berkenaan dengan beredarnya berita mengenai masalah jilbab di SMA N 1 Banguntapan yang mengatasnamakan release dari LBH Muhammadiyah maka LBH Pimpinan Pusat Muhamamdiyah memberikan Klarifikasi bahwa release tersebut tidak dibuat dan tidak diedarkan oleh LBH Muhammadiyah.

"Kepada pihak-pihak yang ingin memperkeruh suasana kerukunan berbangsa dan bernegara, kami tunggu kedatangan anda di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk memberikan klarifikasi dan minta maaf," ujar dia.

Menurut Taufik, ada pihak-pihak tertentu yang ingin memperkeruh suasana. Hal tersebut terlihat ada pihak yang menggunakan nama LBH PP Muhammadiyah dengan kasus yang sangat sensitif ini.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: