Berkostum Punokawan, Polisi di Kulonprogo Sosialisasikan Protokol Kesehatan Jelang New Normal

Budi Utomo ยท Senin, 22 Juni 2020 - 15:14 WIB
Berkostum Punokawan, Polisi di Kulonprogo Sosialisasikan Protokol Kesehatan Jelang New Normal
Anggota Polsek Panjatan memakai kostum Punokawan menyosialisasikan protokol kesehatan di pasar Ngebung, Panjatan, kulonprogo, Senin (22/6/2020). Foto : Humas Polsek Panjatan

KULONPROGO, iNews.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Panjatan menggelar sosialisasi menuju new normal kepada masyarakat di pasar tradisional yang ada di Panjatan. Mengenakan kostum punokawan, anggota korps Bhayangkara ini menyapa pengunjung dan membagikan telur dan sayuran.

Kapolsek Panjatan AKP Maryanto mengatakan, pihaknya secara terus-menerus menyosialiasikan pencegahan Covid-19 di masyarakat. Menjelang pelaksanaan new normal, mereka semakin intensif melakukan sosialisasi dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-74.

“Ini adalah cara kami untuk mengampanyekan protokol kesehatan jelang new normal kepada masyarakat,” kata Maryanto, di sela-sela sosialisasi di Pasar Ngebung, Panjatan, Kulonprogo, Senin (22/6/2020).

Dalam sosialisasi ini, beberapa anggota menggunakan kostum punokawan. Sosok Semar, Gareng, Petruk dan Bagong ini berkeliling pasar dengan membawa spanduk dan poster. Mereka juga menyapa masyarakat, untuk menerapkan protokol kesehatan, dengan mencuci tangan memakai sabun, menjaga jarak dan memakai masker.

Ketika menemukan pedagang atau pengunjung yang tidak memakai masker akan dikenai sanksi, menyanyikan lagu-lagi bertema nasionalis. Namun bagi pengunjung yang tertib dan memakai masker, akan mendapatkan hadiah berupa telur ayam hingga sayuran.

“Ini adalah cara kami mengedukasi warga agar menaati protokol kesehatan,” ujarnya.

Salah seorang pengunjung Jumini mengaku kaget dengan adanya kedatangan polisi dan punokawan yang menghampirinya. Karena tidak memakai masker, dia mendapatkan hukuman menyanyi. Dia berjanji ke depan akan terus memakai masker saat keluar rumah.

“Tadi buru-buru lupa tidak memakai masker, ini tadi setelah menyanyi diberi masker,” ujarnya.

Nasib berbeda dialami oleh Mariam, pengunjung yang lain. Saat belanja di pasar dia tertib dan mengenakan masker. Dia mendapatkan belanjaan berupa sayuran dan telur yang dibagikan punokawan.

“Setiap pergi saya selalu memakai masker, dan di dompet juga ada hand sanitizer,” katanya.


Editor : Kuntadi Kuntadi